Lukisan “Pertemuan” (Otto Djaya)

komentar kehidupan yang tajam

Pertemuan karya Otto Djaya
0 2.457

Lukisan Pertemuan merupakan salah satu karya Otto Djaya. Karya-karyanya memang bercirikan karakternya yang naif, selalu dapat menangkap jiwa kehidupan masyarakat, dan bingkai dalam warna humor yang satiris, Tema-tema lain yang digarap juga banyak berisi sindiran tentang kemunafikan lingkungan sosial.

Sebagai tekanan untuk menampilkan humor dan satire tersebut, pelukis ini biasanya menggunakan tokoh-tokoh Punokawan dari dunia pewayangan dan legenda-legenda tradisional. Walaupun Otto Djaya mengungkapkan tentang sisi gelap kehidupan manusia, namun karena tema itu diolah dengan humor dan warna-warna yang meriah, maka lukisannya selalu menghadirkan suasana yang hangat.

  • Pelukis : Otto Djaya
  • Judul : “Pertemuan”
  • Tahun : 1947
  • Media : Cat plakat pada kertas
  • Ukuran : 88 cm x 65 cm

Deskripsi

Karya lukisan berjudul “Pertemuan” (1947) ini, isinya dapat ditafsirkan dengan berbagai interpretasi. Hal itu karena secara tekstual objek-objeknya mengandung potensi naratif yang multiinterpretatif. Laki-laki dan perempuan duduk di depan ranjang. Laki-lakinya masih berpakain lengkap dengan jas dan pecis, sementara kebaya wanitanya terbuka, sehingga BH-nya terlihat. Gestur tubuh kedua orang itu bisa mengisyaratkan komunikasi yang berisi keintiman, bisa juga konflik, sekaligus humor. Setting ini bisa terjadi dalam kehidupan rumah tangga, dalam hubungan percintaan di luar rumah, atau bahkan dari indikator visualnya bisa mengarah pada potret sebuah bordil di tahun 1940-an. Namun lebih dari itu, lukisan dengan pengolahan figurfigur naif, warna cerah, dan garisnya yang linier ini, dapat memberikan komentar kehidupan yang tajam.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Lukisan Pertemuan Agus Djaya
Comments
Loading...