Lukisan “Plastic 2” (Rinaldi Syam)

Plastic 2 - Rinaldi Syam
0 3.753

Lukisan Plastic 2 merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Rinaldi Syam.

Plastic 2 – Rinaldi Syam
  • Pelukis : Rinaldi Syam
  • Judul : “Plastic 2”
  • Tahun : –
  • Media : Acrylic On Canvas
  • Ukuran : 78.7 H x 63 W x 2.4 in

Deskripsi Lukisan Plastic 2

Lukisan ini merupakan lukisan still life dengan gaya realisme. Dengan teknik melukis menggunakan akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis menggambarkan tentang kantong plastik bekas bisa menyebabkan kerusakan lingkungan. Jangan gunakan kantong plastik untuk mengemas makanan karena plastik bisa mencemari lingkungan.

Makna Lukisan

Dewasa ini dunia ini sedang gencar-gencarnya menyuarakan Go Green atau hijaukan bumi atas pemanasan global atau Global Warming yang terjadi di bumi kkita ini. Salah satu penyebabnya ada sampah plastik yang tanpa kita sadari adalah konsumsi kita sehari-hari seperti saat kita berbelanja. Saat ini yang harus diketahui, plastik yang mulai digunakan sekitar 50 tahun yang silam, kini telah menjadi barang yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta pohon ditebang.

Setiap tahun masyarakat Indonesia dilaporkan memakai 100 miliar kantong plastik. Kebiasaan masyarakat Indonesia memakai kantong plastik yang didapat secara gratis sudah sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan perhitungan tersebut, setiap orang di Indonesia menggunakan sekitar 700 tas plastik per tahun atau kira-kira dua kantong plastik dalam sehari. Ironisnya, banyak dari sampah kantong plastik tersebut tidak sampai ke tempat pembuangan sampah dan hanya sedikit yang akhirnya dapat didaur ulang.

Racun dari partikel plastik ketika masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai seperti cacing. PCB (Polychlorinated Biphenyl) tidak dapat terurai meskipun termakan oleh binatang dan akan menjadi pembunuh berantai sesuai urutan rantai makanan. Kantong plastik dapat menganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah. Kantong plastik dapat menganggu kesuburan tanah karena dapat menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah. Hewan-hewan laut seperti lumba-lumba, penyu laut dan anjing laut menganggap plastik tersebut makanan dan akhirnya mati karena tidak dapat mencernanya. Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tidak dapat hancur dan akan meracuni hewan lain. Pembuangan sampah plastik sembarangan di sungai akan mengakibatkan pendangkalan sungai dan penyumbatan aliran sungai yang menyebabkan banjir.

Plastik tersusun dari polimer. Dalam proses pembuatannya terdapat sejenis bahan pelembut (plasticizers) agar plastik bertekstur licin, lentur dan mudah dibentuk. Namun joka plastik digunakan untuk membungkus makanan, plasticizers bisa mengkontaminasi makanan. Terlebih jika makanan yang dibungkus masih panas, plasticizers dan monomer-monomernya semakin cepat keluar dan berpindah ke makanan lalu masuk ke dalam tubuh.

Kantong plastik kresek yang biasa kita gunakan sehari-hari ternyata mengandung zat karsinogen berbahaya karena berasal dari proses daur ulang yang diragukan kebersihannya. Zat pewarnanya juga bisa meresap ke dalam makanan yang dibungkusnya dan menjadi racun. Walaupun murah bahkan sering diberikan gratis, plastik dibuat dengan menggunakan minyak bumi. Sumber energi yang mulai langka dan sangat dibutuhkan manusia.

Sampah plastik yang tertimbun tanah mengganggu porositas dan jalur air yang masuk ke dalam tanah sehingga mengancam krisis air bersih dan terjadinya run off (aliran permukaan) penyebab banjir. Selain itu, dapat menurunkan kesuburan tanah dan menghalangi sirkulasi udara dalam tanah dan ruang gerak mahluk bawah tanah yang mampu menyuburkan tanah.

Sampah plastik yang terbakar menyebabkan pencemaran udara. Gas-gas beracun dari sampah plastik yang terbakar seperti dioxin akan lepas ke udara dan akan terhirup oleh manusia. Hal ini dapat menurunkan kekebalan tubuh dan memicu kanker.

Itulah sekilas tentang plastik dan dampaknya bagi kehidupan yang menjadi inspirasi dalam lukisan ini.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-plastic/350205/2190151/view http://art-isgreen.blogspot.co.id/2012/06/sampah-plastik-salah-satu-penyebab.html?m=1
Comments
Loading...