Lukisan “Playing” Karya Ketut Sugantika

Rainbow - Ketut Sugantika
0 1.236

Lukisan “Playing” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Ketut Sugantika.

Rainbow – Ketut Sugantika
  • Pelukis : Ketut Sugantika
  • Judul : “Playing”
  • Tahun : 2015
  • Media : Mixed Media on Canvas
  • Ukuran : 130 x 90 cm

Deskripsi Lukisan “Playing”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya abstrak, kontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan media campuran di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis menggambarkan tiga babi berbulu merah muda sedang bermain dengan latar ruang kosong berwarna toska.

Le-Kung memakai babi sebagai simbol dari tradisi Bali. Kata “Love” dan “Hate” dalam lukisannya menunjukkan kegamangan menghadapi tradisi Bali, terutama adat istiadat yang berbau kolot. Di satu sisi tradisi dicintai, di sisi lain dibenci. Melalui lukisan-lukisannya, Le-Kung menyampaikan bahwa kegamangan seperti ini banyak melanda jiwa generasi muda Bali.

Karakteristik Karya

Ketut Sugantika (Le-Kung), merupakan salah satu pelukis Bali. Lahir di Singapadu, Gianyar, Bali pada tanggal 17 Agustus 1970.

Dalam karyanya, ekspresi Sugantika diterjemahkan ke dalam kode visual yang mungkin awalnya dianggap sedikit sederhana, namun ternyata sebaliknya dan memiliki inti yang lebih dalam.

Lukisan abstraknya tidak memiliki batasan, karena yang terpenting bagi Sugantika adalah mengikuti suara batin. Hilang adalah gaya khas lukisan abstraknya dari masa lalu, ditandai dengan ledakan warna dan bentuk yang dinamis.

Teknik Garis Le-Kung

Dalam setiap karyanya, apa yang berkembang adalah garis-garis mengalir berwarna-warni yang bergema dari hatinya.  Dalam ekspresi yang tampak sederhana ini, dapat diungkapkan tanggapan terhadap pengalamannya dalam kehidupan baru-baru ini.

Garis bergelombangnya jauh dari lurus dan kaku, namun melengkung ke atas dan ke bawah, refleksi dari roller coaster kehidupan. Bereksperimen dengan unsur estetika, Sugantika menggunakan media cat akrilik dan cat minyak dengan tingkat kemilau bolak-balik dan berbagai kombinasi warna.

Mulai dari ikon simbol budaya Bali, merah, hitam, dan putih hingga komposisi  yang didominasi oleh warna putih namun dalam “hubungan” dengan abu-abu, hitam, kuning, atau biru. Dia menguji berbagai fusi (perpaduan) yang tidak biasa, dari merah muda ke hijau terang dan lembayung muda.

Tidak hanya alam yang mengalami disharmoni (ketidakselarasan), budaya pun berada dalam kondisi tarik menarik. Budaya Timur dengan Barat selalu dipersoalkan sebagai suatu kondisi yang saling bertentangan dan saling tarik. Kemenangan dan kekuasaan berada pada pihak yang kuat dan dominan.

Melalui ikon-ikon Superman, hamburger, babi, dan tangan, Le-Kung ingin menegaskan bahwa di tahun babi, kondisi tarik menarik yang mengakibatkan chaos akan terus terjadi. Namun kondisi chaos itu justru akan mengarah pada keseimbangan.

Pada akhirnya budaya Barat dan Timur akan nampak seperti konsep Rwa Bhineda, putih dan hitam pada hakikatnya berada dalam sebuah lingkaran yang sama dan saling mempengaruhi. Keseimbangan alam nyata dan alam batin seringkali menjadi fokus utama orang-orang yang menekuni spiritual.

Tema dan Makna Babi Bagi Ketut Sugantika

Simbol hewan babi ini se­betulnya pernah ada dalam lu­kisan era klasik Paul Rubens mengisahkan tentang “Perbu­ruan Babi di Ka­lidon”. Streotype babi dalam lukisan Paul adalah sebagai hewan parasit (hama) yang harus dienyah­kan. Tak layak diberi ruang un­tuk hidup ba­ginya.

Berbeda dengan Ketut Sugantika yang mengidentikan hewan babi de­ngan cap hu­moristik. Lukisan berjudul “Happy Moment II, 2014” dan “Le­kung Ayo Ja­lan-jalan,  2014”, adalah sebagai Am­sal kilasan seni rupanya.

Mulai dari hewan ini berka­rakter sebagai penyayang keluarga, ber­cengkrama, hingga pergi ber­jalan-jalan layaknya sebuah keluarga yang harmonis.

Bagi Ketut Sugantika, babi adalah simbol kemakmuran, sekaligus kemalasan dan kerakusan. Dalam tatanan masyarakat Bali, babi memiliki banyak fungsi di dalam ranah tradisi, baik fungsi agama (bagian dari sesajen besar), fungsi adat, fungsi ekonomi, dan sebagainya. Artinya, babi identik dengan Bali dan tradisinya.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia

Source https://www.mutualart.com https://www.mutualart.com/Artwork/Playing/4A32E85D3853D0F0 http://jurnal-jengki.blogspot.com/2011/10/kelompok-hitam-putih-memandang-tradisi.html?m=1
Comments
Loading...