Lukisan “Pohon Salak” Karya Kartono Yudhokusumo

Pohon Salak - Kartono Yudhokusumo
0 1.484

Lukisan “Pohon Salak” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Kartono Yudhokusumo

Pohon Salak – Kartono Yudhokusumo
  • Pelukis : Kartono Yudhokusumo
  • Judul : “Pohon Salak”
  • Tahun : 1946
  • Media : Watercolor on Paper
  • Ukuran : 27 cm x 37 cm

Deskripsi Lukisan “Pohon Salak”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya dekoratif. Dengan teknik melukis menggunakan media cat air di atas kertas. Kemungkinan besar tokoh sentral dalam karya-karya Kartono adalah manifestasi dunia ide yang dimunculkan. Namun demikian, dalam kebanyakan genre corak dekoratif, ada kesadaran bahwa alam adalah kosmos dan manusia hanya merupakan setitik bagian dari padanya. Oleh karena itu, dalam setiap lukisanego sang pelukis yang begitu ideal pun hanya diletakkan dalam bagian kecil, dari sudut lukisan yang sarat dengan objek dan kaya dengan warna.

Latar Belakang

Pada awalnya, Kartono mengolah bentuk – bentuk realisme dengan warna agak bebas dengan sifat kegarisan menonjol. Ia kemudian memberikan juga nafas surrealisme pada karyanya. Pada masa Jepang, dalam pameran di Keimin Bunka Shidoso ia mendapat pengahargaan dengan karyanya yang berjudul “Ibu”. Dalam perjalanan kreatifnya Kartono akhirnya menemukan gaya pribadi dekoratif naif sebagaimana sifat kegarisan yang dibawa sejak awal. Kartono dapat ditandai sebagai perintis genre bentuk lukisan dekoratif dalam seni lukis modern Indonesia.

Karya-karya Kartono, banyak dikoleksi Presiden Soekarno, dan komunitas Skandinavia di Indonesia. Karya-karyanya yang melintasi zaman, memberi sumbangan penting bagi seni rupa di Tanah Air sebagai perintins dekoratif.

Objek Lukisan

Kartono merupakan pelopor untuk genre lukisan dekoratif di Indonesia. Perkembangan itu dimulai dari lukisan-lukisan realisme yang menggunakan warna-warna bebas. Dalam karya-karyanya terlihat bagaimana corak dekoratif itu benar-benar menjadikan jiwa. Semua objek dalam pemandangan itu digambarkan dengan rincian detail, baik yang ada di depan maupun di latar belakang yang jauh. Berbagai warna cerah pada objek juga lebih mencerminkan intuisi pelukis dari pada kenyataan yang ada di alam. Hal lain sebagai ciri genre lukisannya adalah menggunaan perspektif udara (aerial perspective) yang memungkinkan cakrawala terlihat ke atas dan bidang gambar menjadi lebih luas, sehingga objek-objek lebih banyak dapat dilukiskan.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://kartonopainting.wordpress.com https://kartonopainting.wordpress.com/category/koleksi/ http://galeri-nasional.or.id/collections/691-melukis_di_taman
Comments
Loading...