Lukisan “Polusi dan Limbah” Karya Husin Hasibuan

Polusi dan Limbah - Husin Hasibuan
0 1.329

Lukisan “Polusi dan Limbah” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Husin Hasibuan.

Polusi dan Limbah – Husin Hasibuan
  • Pelukis : 
  • Judul : “Polusi dan Limbah”
  • Tahun : 2004
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 92 x 137 cm

Deskripsi Lukisan “Polusi dan Limbah”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya realisme, surelaisme, kontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak di atas kanvas. Dalam setiap karyanya, Husin menggambarkan kritiknya terhadap para penghancur alam dan lingkungan yang tak segan mengorbankan makhluk hidup lain demi kepentingan dan kemakmuran diri mereka sendiri. 

Latar Belakang

Husin Hasibuan, yang telah mencurahkan hampir separuh hidupnya untuk seni, adalah seorang pelukis surealis dengan penggambaran objek batu yang mengejutkan dan unik. Di tahun 80-an, itu adalah era keemasan surealis di Indonesia; dan banyak seniman bersemangat untuk terjun ke bidang gerakan seni yang tidak konvensional ini. Husin tidak terkecuali. Ia tidak hanya tergila-gila dengan prinsip eksperimental, tetapi juga tekad seniman untuk melepaskan diri dari stereotip khas di Sumatera: seni diciptakan hanya untuk kepentingan dekoratif. Selanjutnya, gayanya muncul dari norma yang condong ke arah pendekatan baru. Sejak ia lulus dari Sekolah Seni Rupa ISI Jogyakarta yang bergengsi pada tahun 1990, sang seniman telah aktif berpartisipasi dalam banyak pameran dan menerima beberapa penghargaan melukis terkemuka.

Teknik dan Karakteristik Karya

Begitu melangkah ke dalam dunia surealisme, Husin selalu berusaha untuk menyempurnakan seninya. Untuk mencapai kesan realistis dan jelas yang dimiliki lukisan-lukisannya, sang seniman memilih jenis peralatan yang agak khusus. Dia menghapus hampir semua bulu dari kuas, dan hanya berhenti setelah hanya beberapa helai yang tersisa. Pada awalnya, itu adalah tantangan nyata untuk menjinakkan akurasi dalam pergerakan sikat yang rapuh. Meskipun demikian, dengan latihan datanglah kesempurnaan. Husin kini telah mengambil kendali penuh atas peralatannya, ‘senjata rahasia’ dalam tpenciptaan karyanya yang surealis.

Setelah puluhan tahun melukis, ia kini telah membangun identitas artistiknya sendiri dengan penggambaran liris batu. Segala sesuatu yang dikonsepnya, semuanya berakhir dalam bentuk seperti batu. Baginya, tidak hanya batu yang membawa nilai estetika yang besar di dalamnya, mereka adalah alegori yang sempurna bagi seniman untuk menyampaikan pesannya juga. Dalam salah satu kunjungan lapangannya ke Sumatera, Husin sedih menyaksikan penghancuran pemandangan kota asalnya yang dulu sangat indah. Sebagai hasilnya, ia mengalihkan frustrasinya pada ketidaktahuan manusia, dan ratapannya akan lenyapnya tanaman hijau secara bertahap. Selain itu, ketika dia membawa penampilan celah ke tempat kejadian, adalah niat Husin untuk menyatakan bahwa tidak peduli seberapa kuatnya, suatu hari dia akan runtuh.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://www.artxchangegallery.com/ https://www.artxchangegallery.com/project/husin-hasibuan/
Comments
Loading...