Lukisan “Power and Civilization (Homage to The Ruin of Iraqi Museum) – Peradaban & Kekuasaan (Catatan Tragedi Museum Bagdad )” (A. D. Pirous)

Power and Civilization (Homage to The Ruin of Iraqi Museum) - Peradaban & Kekuasaan (Catatan Tragedi Museum Bagdad ) - A. D. Pirous
0 2.444
  • Pelukis : A. D.Pirous
  • Judul : “Power and Civilization (Homage to The Ruin of Iraqi Museum) – Peradaban & Kekuasaan (Catatan Tragedi Museum Bagdad )”
  • Tahun : 2003
  • Media : Mixed Media On Canvas
  • Ukuran : 360 cm x 240 cm

Deskripsi Lukisan Power and Civilization (Homage to The Ruin of Iraqi Museum) – Peradaban & Kekuasaan (Catatan Tragedi Museum Bagdad )

Lukisan ini merupakan lukisan seni grafis, dengan gaya ekspresionism, kaligrafi. Dengan teknik melukis menggunakan bahan campuran di atas kanvas.

Dalam lukisan ini, nampak warna-warna yang kaya, perpaduan dua warna atau lebih pada sebuah bidang gambar. Teknis ini pun mendukung untuk hadirnya warna-warna yang pekat dan cemerlang. Pirous juga banyak memghadirkan citra lempeng batu atau nisan. Kehadiran citra macam ini dan perpaduannya dengan barik (tekstur) semu, menghadirkan kesan masa silam, tua, kuno dan juga sakral. Ini menjadi perpaduan yang tepat dengan petikan ayat Al Quran yang merupakan sesuatu yang sakral dan suci. Sementara ketertarikan atas citra kaligrafi, simbol-simbol dan bentuk-bentuk dekoratif masyarakat tradisi Indonesia, boleh jadi merupakan usaha pencarian dan jawaban pertanyaan tentang identitas Pirous, sebagai seorang muslim, seorang Aceh dan seorang Indonesia.

Makna Lukisan

AD. Pirous dikenal dengan pelukis yang memercikkan spiritual kemanusiaan dengan bahasa simbol islami pada setiap karyanya. Lukisan dengan simbol kaligrafi, lukisan abstrak dan karya grafis Pirous mengisi museum seni rupa di tanah air dan mancanegara.

Sebagai seniman, Pirous dikenal sebagai trendsetter seni lukis kaligrafi modern di Indonesia. Karya-karyanya memberi pengaruh terhadap perkembangan seni lukis kaligrafi modern pada seniman generasi berikutnya.

Lukisan-lukisan kreasi Pirous unik, berupa kombinasi corak abstrak dengan kaligrafi. Ada tekstur tebal dan tipis, kontur, pembagian bidang geometris, struktur warna harmonis dan kaligrafi Arab berupa ayat-ayat dari Kitab Suci Quran. Corak kaligrafinya di luar tulisan baku, dia mengkreasikan sendiri bentuk-bentuk hurufnya. Ada juga lelehan berwarna kuning emas sebagai unsur keindahan lukisan.

Maman Noor (alm) pernah mengamati proses kreatif kesenimanan AD. Pirous sebagai budayawan yang menjaga penghadiran Indonesia melalui karya-karyanya yang mendunia. Pembacaan terhadap situasi keseharian dimanifestasikan kedalam proses kreatif karya-karya AD. Pirous.

Lukisan dan kesenian dijalaninya sebagai catatan yang mengendap dari informasi dan fenomena alam serta dunia religi yang telah menjadi satu dalam jiwanya.

Pirous seorang seniman sekaligus akademisi, dia berkesenian tetapi juga berpikir dan bertindak akademis. Pirous juga berupaya mengembangkan senirupa Islam di negerinya. Seorang akademisi yang berpikir tentang kemajuan bangsanya, terutama dalam bidang seni lukis.

Hal yang penting, menurut Pirous, bukan bagaimana membahasakan atau bahasa artistik itu dibuat, tapi apa pikirannya dan pikiran itu disampaikan kepada orang lain.

Bagi Pirous, melukis tidak hanya menuangkan pemikirannya lewat goresan di medium, namun juga interaksi antara dirinya dengan karya.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://archive.ivaa-online.org/ http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/ad-pirous https://www.google.com/amp/s/baringopi.wordpress.com/2011/08/02/ad-pirous-melukis-itu-menulis/amp/?espv=1
Comments
Loading...