Lukisan “Pray For Tsunami” (Tanto Sutianto)

Pray For Tsunami - Tanto Sutianto
0 4.728

Lukisan Pray For Tsunami merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Tanto Sutianto.

Pray For Tsunami – Tanto Sutianto
  • Pelukis : Tanto Sutianto
  • Judul : “ Pray For Tsunami”
  • Tahun : –
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 23.6 H x 23.6 W x 1.6 in

Deskripsi Lukisan Pray For Tsunami

Lukisan ini merupakan lukisan still life dengan gaya abstrak ekspresionis. Dengan teknik melukis menggunakan akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis mencoba menggambarkan imajinasinya tentang berdoa untuk bencana Tsunami.

Makna Lukisan

Tsunami (bahasa Jepang: 津波; tsu = pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti “ombak besar di pelabuhan”) adalah gelombang air yang sangat besar yang dibangkitkan oleh macam-macam gangguan di dasar samudra. Gangguan ini dapat berupa gempa bumi, pergeseran lempeng, atau gunung meletus. Tsunami tidak kelihatan saat masih berada jauh di tengah lautan, namun begitu mencapai wilayah dangkal, gelombangnya yang bergerak cepat ini akan semakin membesar.
Tsunami juga sering disangka sebagai gelombang air pasang. Ini karena saat mencapai daratan, gelombang ini memang lebih menyerupai air pasang yang tinggi daripada menyerupai ombak biasa yang mencapai pantai secara alami oleh tiupan angin. Namun sebenarnya gelombang tsunami sama sekali tidak berkaitan dengan peristiwa pasang surut air laut. Karena itu untuk menghindari pemahaman yang salah, para ahli oseanografi sering menggunakan istilah gelombang laut seismik (seismic sea wave) untuk menyebut tsunami, yang secara ilmiah lebih akurat.

Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami.

Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih.

Kita sebagai manusia sudah sepantasnya saling mendo’akan agar tidak terjadi bencana kepada siapapun di alam semesta ini. Selain itu, kita juga harus menyadari bahwa bumi semakin tua, kita harus bekerjasama merawat dan menjaganya, dengan sikap yang arif dan bijak.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-Prayer-for-tsunami/409866/1534172/view http://fkip-devipuspitasari.blogspot.com/2012/05/tsunami-pengertian-tsunami-bahasa.html?m=1
Comments
Loading...