Lukisan “Princess Catie” (Dwijoko Harianto)

Princess Catie - Dwijoko Harianto
0 1.468

Lukisan Princess Catie merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Dwijoko Harianto.

Princess Catie – Dwijoko Harianto
  • Pelukis : Dwijoko Harianto
  • Judul : “ Princess Catie”
  • Tahun : –
  • Media : Balpoint Pen, Charcoal, Marker, Acrylic and Black & White On Paper
  • Ukuran : 8.3 H x 5.7 W x 0 in

Deskripsi Lukisan Princess Catie

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya figuratif, pop art. Dengan teknik melukis menggunakan cat warna dan bahan lain di atas kertas. Dalam lukisan ini, pelukis mencoba menggambarkan imajinasinya tentang kisah cerita rakyat tentang anak perempuan yang tinggal di bulan dan akan melihat bulan purnama.

Makna Lukisan

Putri Bulan adalah seorang putri dari negeri matahari terbit. Sebuah negeri di mana ilmu sihir banyak dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari. Putri Bulan tinggal bersama kedua orang tuanya. Dia anak semata wayang. Ayahnya adalah raja di negeri matahari terbit. Sedangkan Ibunya adalah Ratu di istana samudera, kedua kerajaan besar itu memutuskan bersatu karena pernikahan raja dan ratunya.

Pusat pemerintahan terletak di istana samudera. Jadi segala kegiatan seputar politik hanya ada di bawah laut. Sedangkan negeri matahari terbit menjadi negeri yang tenteram, tempat raja dan ratu hidup bahagia berdampingan dengan rakyat.

Perlu diketahui, Sang Ratu adalah makhluk sejenis bidadari. Tubuhnya immortal, kecuali bila ia melakukan pernikahan dengan manusia maka umurnya akan menjadi setara dengan pasangan hidupnya. Kala itu, Raja dan Ratu menikah saat umur mereka 23 tahun.

Dan kini Putri Bulan sudah berumur 14 tahun. Dia tumbuh jadi gadis cantik, ceria, dan memiliki kesaktian mandraguna karena ibunya kan seorang bidadari. Putri Bulan bisa terbang, menyembuhkan orang sakit, dan bisa pula meramal masa depan.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Drawing-Princess-Catie/1048518/4006121/view http://www.terseram.com/2016/12/cerita-legenda-putri-bulan-dan.html?m=1
Comments
Loading...