Lukisan “Purple Flower Arrangement” (Tedi Ardian)

Purple Flower Arrangement - Tedi Ardian
0 3.595

Lukisan Purple Flower Arrangement merupakan beberapa tema karya perupa seni lukis Indonesia, Tedi Ardian.

Purple Flower Arrangement – Tedi Ardian
  • Pelukis : Tedi Ardian
  • Judul : “Purple Flower Arrangement”
  • Tahun : –
  • Media : Oil On Canvas
  • Ukuran : 31.2 H x 17.5 W x 0.7 in

Deskripsi Lukisan Purple Flower Arrangement

Lukisan ini merupakan lukisan floral, konseptual dengan gaya figuratif, illustration dengan menggunakan bahan cat minyak di atas kanvas.

Dalam lukisan ini, pelukis menggambarkan imajinasinya tentang merangkai bunga ungu.

Makna Lukisan

Sejak zaman Yunani kuno, kegiatan merangkai bunga sudah dikenal dan dilakukan sebagai simbol keberadaan seseorang dalam tingkatan strata sosial dan ekonomi. Ini dapat kita temukan pada patung Yunani di pemakaman tua dengan lingkaran karangan bunga di atas kepalanya.

Sekarang ini versi yang berkembang pada pehobi merangkai bunga adalah versi ataupun aliran liar (wild). Aliran ini merupakan pengembangan seni merangkai bunga dari negara Eropa. Bahkan, pada awal 1990-an, penggemar seni merangkai bunga semakin meningkat bersamaan dengan adanya rumah-rumah penghasil bunga potong dari luar. Selain itu, banyak hotel dan rumah makan yang menjadikan bunga rangkai sebagai bagian hiasan yang tidak terpisahkan. Belum lagi karangan bunga untuk ucapan, dari ungkapan simpati dan duka cita hingga ungkapan kegembiraan.

Paduannya pun seakan menyatu dengan alam meskipun ditempatkan di dalam ruangan atau tempat tertentu. Nilai seninya terkesan lebih tinggi, bentuknya ditata tidak proporsional, acak, tampak liar, tidak beraturan, dan hal yang mencolok adalah dedaunan tampak kelihatan, dengan bunga yang bermunculan.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-Purple-Flower-Arrangement/928484/3235303/view http://www.pikiran-rakyat.com/horison/2011/06/26/149935/rangkaian-bunga-dari-ikebana-hingga-susunan-%E2%80%9Dliar%E2%80%9D
Comments
Loading...