Lukisan “Reog” Karya Gunawan Bagea

Reog - Gunawan Bagea
0 7.558

Lukisan “Reog” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Gunawan Bagea.

Reog – Gunawan Bagea
  • Pelukis : Gunawan Bagea
  • Judul : “Reog”
  • Tahun : 2012
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 120 cm x 90 cm

Deskripsi Lukisan “Reog”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya realisme, impressionisme. Dengan teknik melukis menggunakan cat akrilik di atas kanvas. Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reogyang sebenarnya.

Karakteristik Karya

Gunawan Bagea adalah salah satu Maestro seni lukis Indonesia yang lahir di Bandung, Tahun 1971. Ia merupakan cucu dari Maestro seni lukis Hendra Gunawan.

Lukisan Bagea bertema tentang kehidupan masyarakat pedesaan seperti: Panen Padi, berjualan buah, kehidupan nelayan, suasana panggung tari-tarian, dll. Hampir disemua Lukisannya berlatar belakang alam.
Dengan talenta sebagai seorang Pelukis senior dan memiliki karakter karya Lukisan yang khas, menjadikan namanya masuk dalam daftar Pelukis Maestro Legendaris ternama Indonesia.
Karakter Lukisan Bagea sangat berani dengan ekspresi goresan cat tebal, dan ekspresi warna kontras apa adanya, karya Lukisannya banyak dikoleksi oleh para kolektor dalam negeri.

Gunawan Bagea lebih me­non­jolkan figur-figur Bali, tapi tidak berada jauh dari gaya sang kakek. Dari sisi warna, Bagea memang lebih mentereng. Semua dalam goresan garis yang tegas dan kokoh.

Cara ia me­nampilkan keinda­h­an dan kedamaian juga sangat tertata rapi. Bahkan ia sangat me­nguasai episode seluk beluk cerita klasik Bali berupa epos.

Lukisan Bagea banyak menggambarkan objek yang sebenarnya, ataupun berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari dari karakter, suasana, dilema, dan objek, untuk mencapai tujuan yang lebih hidup.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia

Source https://www.mutualart.com/ https://www.mutualart.com/Artwork/Reog/450D146D3CEB5C1F http://harian.analisadaily.com/mobile/seni/news/mendeteksi-sinyal-kemurkaan/582174/2018/07/08
Comments
Loading...