Lukisan “Sahara” (Tanto Sutianto)

Sahara - Tanto Sutianto
0 4.696

Lukisan Sahara merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Tanto Sutianto.

Sahara – Tanto Sutianto
  • Pelukis : Tanto Sutianto
  • Judul : “Sahara”
  • Tahun : –
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 19.7 H x 59.1 W x 1.6 in

Deskripsi Lukisan Sahara

Lukisan ini merupakan lukisan fantasi dengan gaya abstrak ekspresionis. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis mencoba menggambarkan imajinasinya tentang sahara, gurun pasir terbesar di dunia.

Makna Lukisan

Sahara adalah gurun terbesar di dunia. Gurun ini membentang di sebagian besar Afrika utara. Luas gurun besar ini hampir sama dengan luas Amerika Serikat dan mencakup area sekitar 9 juta kilometer persegi. Luas Sahara sekitar 30 persen dari total luas tanah Afrika. Wilayah Sahara berada di antara beberapa negara, yakni Maroko, Aljazair, Tunisia, Mauritania, Mali, Niger, Chad, Senegal, Libya, Mesir, dan Sudan serta wilayah Sahara Barat.

Asal mula nama Sahara

Nama “Sahara” berasal dari bahasa Arab yang berarti “padang pasir” atau “padang rumput.” Bagian lain dari Sahara memiliki nama yang berbeda-beda. Area tersebut meliputi Libya, Arab, dan gurun Nubia. Dari barat ke timur, Sahara membentang dari Samudra Atlantik ke Laut Merah. Di utara, gurun ini bertemu dengan Pegunungan Atlas dan Laut Mediterania. Gurun Sahara juga membentang ke selatan hingga Sungai Niger dan Danau Chad. Di sana gurun ini berpadu dengan daerah padang rumput yang disebut Sahel.

Banyak orang membayangkan gurun Sahara adalah lautan pasir. Tapi pasir hanyalah sekitar 10 persen dari luas Sahara. Di beberapa daerah ada bukit pasir tinggi yang disebut erg.

Di tempat lain ada dataran kerikil datar yang disebut regs. Ada juga dataran tinggi kering berbatu yang disebut hammadas. Di tempat tersebut, palung sungai dan danau kuno yang kering dapat dilihat. Hal ini menandakan bahwa daerah Sahara tidak selalu berbentuk gurun. Namun sekitar 2500 SM, wilayah ini memang kering seperti sekarang.

Wilayah Sahara sangat kering. Curah hujannya kurang dari 250 mm per tahun. Di bagian lain dari gurun curah hujannya kurang dari 25 milimeter setahun. Gurun ini juga sangat panas, suhu pada siang hari bisa lebih dari 38 °C di musim panas. Sahara pernah mencatatkan suhu tertinggi di dunia (57,8 °C), yakni di wilayah Libya. Malam hari lebih dingin. Kadang-kadang, suhu turun hingga di bawah titik beku.

Di banyak titik Sahara terdapat oasis hijau. Di tempat ini, sungai kecil, mata air, atau sumur menyediakan air sehingga pohon-pohon palem serta tanaman lainnya dapat tumbuh dengan baik. Di tempat lain di padang gurun, terdapat sedikit tanaman yang jaraknya berjauhan.

Hanya beberapa jenis hewan dapat bertahan dari panas siang hari Sahara, di antaranya adalah kadal dan ular. Mamalia yang hidup di padang Sahara adalah rusa, rubah, jerboa, kelinci, dan landak. Kalajengking, laba-laba, dan serangga juga hidup di sana.

Tikus dan mamalia kecil lainnya bersembunyi di siang hari dan keluar pada malam hari saat udara dingin. Antelop gurun kecil hidup di beberapa bagian Sahara. Banyak spesies burung juga bermigrasi melewati Sahara.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-Sahara/409866/1967707/view
Comments
Loading...