Lukisan “Senandung Pelangi” Karya Baron Basuning

Senandung Pelangi - Baron Basuning
0 1.351

Lukisan “Senandung Pelangi” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Baron Basuning.

Senandung Pelangi – Baron Basuning
  • Pelukis : Baron Basuning
  • Judul : “Senandung Pelangi”
  • Tahun : 2018
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 80 cm x 140 cm

Deskripsi Lukisan “Senandung Pelangi”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya abstrakkontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan media cat akrilik di atas kanvas.

Latar Belakang

Baron Basuning adalah pelukis yang terkenal dengan karya abstraknya, dan yang menjadi ciri khas karya Baron adalah warna hitam yang mendominasi setiap lukisannya. Baron bukanlah orang baru dalam dunia seni di Indonesia, dengan latar belakang aktivis dan jurnalis di komunitas Erros Djarot, ia mulai memantapkan diri menjadi seniman, sejak 20 tahun lalu.

Konsep Karya dan Media Lukisan

Dalam karya-karyanya, Baron menggoreskan eufemisme (ungkapan yang lebih halus) dari keprihatinan, kegelisahan, kegembiraan, kebahagiaan, dan cinta yang dapat dinikmati oleh pencinta seni. Karya yang ia ciptakan terinsipirasi dalam kunjungannya ke berbagai bangunan masjid di luar negeri.

Di antara sekian banyak masjid dan bangunan yang ia kunjungi, ada tiga yang disebutkannya, yaitu bangunan masjid Nasrid Palace, Alhambra, Spanyol; masjid Nasir Al Mulk, Shiraz, Iran dan Taj Mahal, India. Ia mengungkapkan pengalaman batin yang luar biasa melalui sapuan kuas di atas kanvas. Semua karya ini lahir dari pengalaman juga memori ditempat yang pernah dikunjungi.

Pada masa-masa awal kiprahnya di dunia seni rupa, warna-warna gelap, terutama hitam kerap mendominasi lukisannya. Namun seiring berjalannya waktu, penyelesaian visual pada karyanya mulai bergerak ke arah yang lain. Sapuan rolnya dengan warna hitam masif dengan konstruksi vertikal dan horizontal yang menyisakan ruang maupun cahaya mulai berkurang serta dicairkan dengan sapuan-sapuan rol yang melingkar trickled down effect dan pewarnaan yang transparan.

Pada beberapa lukisan karyanya yang terbaru terlihat nampak minimalis. Baron banyak menggunakan warna-warna pastel dan putih. Isi lukisan dibangun dari elemen-elemen visual dan pertandaan minimal namun nampak lebih sensitif.

Catatan Kuratorial

Menurut kurator pameran Eddy Soetriyono, pengalaman berada di tempat-tempat suci yang disinari cahaya tersebut membuat Baron dapat melahirkan karya-karya abstrak yang menyentuh. “Tidak seperti kubah bangunan Islam lainnya, kubah masjid Alhambra menampilkan abstraksi trimata yang terpancar indah karena cahaya, Hal ini, membuktikan bahwa bangunan atau arsitektur Islam tidak melulu soal kaligrafi, geometri, dan arabesque saja. Figur atau bentuk yang dilukis di kanvas bukanlah bagian dari yang ditemukan di dunia nyata.” katanya.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://indoartnow.com https://indoartnow.com/artists/baron-basuning https://indonesiainside.id/lifestyle1/2019/01/13/terinspirasi-melukis-cahaya/
Comments
Loading...