Lukisan “Sexi Singer” (Tanto Sutianto)

Sexi Singer - Tanto Sutianto
0 4.698

Lukisan Sexi Singer merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Tanto Sutianto.

Sexi Singer – Tanto Sutianto
  • Pelukis : Tanto Sutianto
  • Judul : “Sexi Singer”
  • Tahun : –
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 55.1 H x 70.9 W x 1.6 in

Deskripsi Lukisan Sexi Singer

Lukisan ini merupakan lukisan still life dengan gaya modern. Dengan teknik melukis menggunakan akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis mencoba menggambarkan imajinasinya tentang sexism.

Makna Lukisan

Seksisme adalah “perlakukan tidak adil pada seseorang, terutama perempuan, karena jenis kelaminnya.” Dan budaya yang seksis menempatkan posisi perempuan sebagai second sex (Songe-Moller, 2002: 80). Di lain pihak, Glick & Fiske (1996) mengategorikan seksisme menjadi lebih spesifik, yaitu ambivalent sexism yang terbagi menjadi hostile sexism dan benevolent sexism. Menurutnya, ambivalent sexism merefleksikan bahwa perempuan pada saat yang bersamaan merupakan pihak yang likeable sekaligus juga inkompeten (apabila disandingkan dengan laki-laki). Hostile sexism memberikan perlakuan kepada perempuan untuk menjustifikasi status laki-laki yang lebih “tinggi” daripadanya. Sementara benevolent sexism merupakan seksisme yang dilakukan dengan cara halus dan “penuh-kasih-sayang”, seperti “perempuan adalah makhluk yang perlu dilindungi”, tetapi pada akhirnya tetap menunjukkan subordinasi perempuan terhadap laki-laki.

Perempuan, meskipun datang dari kalangan profesional, seringkali dilabeli dengan berbagai macam cap yang justru kembali lagi pada ranah domestik. Ketika Susi Pujiastuti telah malang melintang dalam dunia profesional selama puluhan tahun, ketika terekspos, media justru tidak menyorot kinerja dan profesionalitasnya, atau capaian-capaiannya selama ini, melainkan bagaimana gaya hidupnya yang dianggap “nyeleneh” untuk—lagi-lagi—seorang perempuan—bertato, merokok, dan kawin-cerai.

Bahayanya, seksisme seringkali dianggap adalah sesuatu yang wajar, lumrah, dan seharusnya tidak dipermasalahkan. Dalam buku Laura Bates, banyak sekali kasus ketika perempuan-perempuan mencoba melawan saat dia dilecehkan. Mereka mendapatkan tanggapan, “you don’t have a sense of humor” atau “c’mon that’s just a joke”.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-Sexi-singer-2-panel/409866/1753631/view http://rumahkitab.com/seksisme-di-sekitar-kita/
Comments
Loading...