Lukisan “Siapapun Berhak Jadi Pemenang” (Afriani)

Siapapun Berhak Jadi Pemenang (Anyone Can Be A Winner) - Afriani
0 26.488

Lukisan Siapapun Berhak Jadi Pemenang (Anyone Can Be A Winner) merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Afriani.

  • Pelukis : Afriani
  • Judul : “Siapapun Berhak Jadi Pemenang (Anyone Can Be A Winner)”
  • Tahun : –
  • Ukuran : 78.7 H x 59.1 W x 2.4 in
  • Media : Oil on Canvas

Deskripsi Lukisan Be the Winner

Lukisan ini merupakan salah satu karya yang dipamerkan di pameran tunggal Afriani “Be The Winner” 2015 di Galeri 678 Kemang – Jakarta.

Makna Tersirat

Pembuahan terjadi jika sel sperma dan sel telur bertemu, serta tidak ada penolakan antara keduanya. Namun, sebelum sperma bertemu dengan sel telur, sperma harus mengalami perjalanan panjang terlebih dahulu. Mula-mula, sperma harus mengalami aliran lendir alami yang dapat membawanya masuk ke dalam mulut rahim dari vagina. Setelah berhasil melewatinya, sperma akan berenang di dalam rahim, sampai ke muara saluran telur. Karena setiap bulan wanita hanya memproduksi sebutir telur dan tidak tentu saluran mana yang berisi telur matang itu, soal saluran kiri atau kanan yang harus diambil merupakan keputusan yang sangat penting.

Dahulu kita pernah menjadi seorang pemenang, padahal jutaan saingan yang kita miliki. Manusia seharusnya bermental pemenang dan pantang menyerah. Hendaklah kita lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan. Mati di tengah jalan memang dialami pasukan sperma yang lain saat pertarungan.  Sangat mungkin sekali kita meninggal dunia saat belia, tiada yang tau tentang umur.

Hidup ini sebuah pilihan. Apabila sperma memilih saluran yang salah, perjalanan selama ini hanyalah sia-sia. Namun, tidak sampai di sini saja. Meskipun sperma telah memilih jalan yang benar. Ia harus melewati arus karena sel-sel pada dinding saluran pelan-pelan mendorongnya keluar. Akan seperti apa diri kita, itu merupakan pilihan kita. Dalam situasi ini, ada sperma yang mengalami kebingungan sehingga kemudian hanya berputar-putar tanpa arah tujuan. Namun, tidak begitu dengan sperma yang memiliki kualitas terbaik sehingga ia tahu betul kemana ia harus berenang. Setelah melewati ini, barulah sperma dapat bertemu dengan sel telur. Di sinilah proses pembuahan terjadi. Kita sebagai manusia harus memiliki arah tujuan yang pasti, hendak kemana diri kita. Siapapun berhak menjadi pemenang. Karena sejatinya manusia sudah menjadi pemenang sejak ia terlahir ke dunia.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi lukisan Indonesia Afriani
Comments
Loading...