Lukisan “Souvenirs of War” (Afriani)

Souvenirs of War - Afriani
0 24.695

Lukisan Souvenirs of War merupakan salah satu tema karya perupa seni lukis Indonesia, Afriani.

  • Pelukis : Afriani
  • Judul : “Souvenirs of War”
  • Tahun : –
  • Ukuran : 78.7 H x 118.1 W x 2.4 in
  • Media : Oil on Canvas

Deskripsi Lukisan Souvenirs of War

Perang hanya meninggalkan kesengsaraan dan kerusakan di bumi.

Makna Tersirat

Tanpa kita sadari bersama, catatan buruk tentang beragamnya perang dan konflik bersenjata yang terjadi di jagad raya ini ternyata telah menimbulkan kerusakan yang sangat parah bagi pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika setiap tanggal 6 November masyarakat internasional menetapkan dan memperingatinya sebagai Hari Internasional Bagi Penyelamatan Lingkungan Dari Perang dan Konflik Bersenjata.

Jumlah korban perang seperti di Irak mencapai ratusan ribu jiwa. Puluhan ribu nyawa rakyat sipil termasuk perempuan dan anak-anak melayang. Banyak keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai.

Rasa kehilangan ini akan terus memicu ingatan pahit akan sebuah perang yang tidak memiliki legitimasi, memicu konflik sektarian yang hingga kini masih terjadi.

Air di Irak terkontaminasi bahan radioaktif yang berasal dari amunisi tentara AS yang mengandung uranium. Air di Irak juga tercemar minyak yang digunakan oleh kendaraan militer. Udara di Irak kini penuh sesak oleh polusi karbon dan partikel-partikel mikro berbahaya lain. Polusi udara dari emisi kendaraan militer ini semakin diperparah dengan terbakarnya (dibakarnya) kilang-kilang minyak baik oleh tentara Irak maupun oleh tentara AS dan sekutunya. Perang juga menghancurkan hutan dan rawa-rawa, kali ini tidak hanya di Irak namun juga di Afghanistan dan Pakistan.

Sekarang ini tidak ada jalan lain kecuali menghentikan perang dan konflik bersenjata dan menciptakan pemahaman dan kesadaran global bahwa perang yang terus menerus akan merusak lingkungan yang pada akhirnya mempengaruhi food security (ketahanan pangan) dan energy security (ketahanan energi), karena tidak menutup kemungkinan persoalan ini juga dapat menjadi pemantik konflik dan perang mendatang. Inilah paradoks dunia sekarang ini. Kita terus berperang akan menciptakan kerusakan lingkungan yang berpengaruh terhadap food and energy security ke depan, namun disisi yang lain persoalan food and energy yang semakin langka ke depan juga akan menjadi pemicu perang dan konflik bersenjata.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Afriani
Comments
Loading...