Lukisan “Splendor” Karya Sidik Martowidjojo

Splendor - Sidik Martowidjojo
0 1.274

Lukisan “Splendor” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Sidik Martowidjojo.

Splendor – Sidik Martowidjojo
  • Pelukis : Sidik Martowidjojo
  • Judul : “Splendor”
  • Tahun : 2014
  • Media : Ink and Watercolor on Rice Paper
  • Ukuran : 97 x 165 cm

Deskripsi Lukisan “Splendor”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya chinese painting. Dengan teknik melukis menggunakan media cat tinta dan cat air di atas kertas nasi Cina.

Sidik W. Martowidjojo (Ma Yongqiang / 马永强) adalah seorang pelukis bergaya Chinese painting (Guo Hua) atau lukisan gaya Tiongkok kelahiran Malang, Jawa Timur pada 24 September 1937. Karya-karya Sidik mengangkat tema pemandangan hingga bunga, dengan media utama tinta Cina.

Karya seninya mencoba menggabungkan antara seni Timur dengan Barat. Menurutnya, Seni Cina yang sudah ada sejak ribuan tahun dan lebih bertemakan hening akan menghasilkan seni yang bagus apabila digabungkan dengan seni barat yang lebih real. Beberapa karyanya pernah dipajang di berbagai negara dan berhasil meraih beberapa penghargaan.

Objek Lukisan

Lukisannya banyak menyuguhkan tentang pemandangan alam. Pemandangan yang dia simpan dalam ingatan saat pergi ke perbukitan sejauh 31.000 km di penjuru Tiongkok atau ketika jalan-jalan ke pegunungan di Nusantara. Dari ingatan yang sangat kuat itulah lantas ide-ide atau imajinasi ia tuangkan pada lukisan cat air di atas kertas.

Teknik Lukisan

Pelajaran intensif kaligrafi Tiongkok gaya Sidik membentuk karakter kuat dalam kaligrafi Sidik sekaligus gerbang perkenalannya pada chinese painting.

Chinese painting berbeda dengan lukisan Barat. Jika lukisan Barat menggunakan medium kanvas, medium chinese paintingadalah kertas khusus tipis bernama shien tze.

Media kertas ini punya kelebihan dibanding kanvas. Shien tze dapat bertahan hingga ribuan tahun tanpa direstorasi hanya dengan penyimpanan yang benar. Ini dibuktikan di negeri Tiongkok yang sampai sekarang masih menyimpan lukisan berumur ribuan tahun.

Menurut Sidik, teknik chinese painting, walau tampak sederhana, memerlukan kontrol diri yang kuat. Setelah kuas (pit) dicelupkan ke cat air atau tinta cina, disapukan ke atas shien tze sekali “sabet”, tak bisa diulang atau ditumpuk. Tenaga yang dikerahkan juga mesti terukur agar tak merobek shien tze.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://www.museumsidikmartowidjojo.com http://www.museumsidikmartowidjojo.com/collection/page-4.html https://sarasvati.co.id/artist/05/sidik-painting-sidik-martowidjojo/
Comments
Loading...