Lukisan “Suferman” (Tanto Sutianto)

Suferman - Tanto Sutianto
0 2.486

Lukisan Suferman merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Tanto Sutianto.

Suferman – Tanto Sutianto
  • Pelukis : Tanto Sutianto
  • Judul : “Suferman”
  • Tahun : –
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 39.4 H x 29.5 W x 1.6 in

Deskripsi Lukisan Suferman

Lukisan ini merupakan lukisan fantasi dengan gaya abstrak ekspresionis. Dengan teknik melukis menggunakan akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis mencoba menggambarkan imajinasinya tentang orang yang miskin harta tapi kaya hati.

Makna Lukisan

Kekayaan harta bisa dihitung, seberapa banyakpun kekayaan yang dimiliki setiap orang pasti nilainya dapat diketahui. Sebaliknya tidak ada angka yang dapat menghitung atau mengukur kekayaan hati, sebanyak apapun angka yang ada didunia ini tak akan mampu menilai besarnya kekayaan hati yang dimiliki oleh seseorang.

Untuk apa menjadi kaya raya jika itu akan membuatmu miskin kasih sayang dan kehilangan jiwa muliamu. Bukankah lebih baik kaya akan kasih sayang namun tidak pernah miskin akan kasih sayang hingga kamu tetap bisa selalu memiliki jiwa yang mulia.

Bukan tidak mungkin bila kekayaan harta bisa membuatmu takabur dan sombong. Sebab kekayaan harta bisa membuatmu merasa seperti berada diatas angin. Sementara kekayaan kasih sayang/hati yang kamu miliki tidak akan pernah mampu membuatmu kehilangan kekayaanmu.

Tidak seharusnya kita menumpuk-numpuk harta benda: kekayaan dan uang. Sebab, semakin besar kita menumpuk-numpuknya semakin berat kita menapaki jalan kehidupan di dunia ini. Dunia ini adalah hanya seperti perjalanan dari rumah Anda ke tempat tujuan. Hal yang harus diperhatikan itu bukan beban yang dibawa, melainkan tujuan yang akan dituju. Orang-orang kaya dan tidak memiliki keberkahan dengan kekayaannya adalah orang-orang yang memberatkan dirinya sendiri di tengah perjalanan, sementara orang-orang miskin yang terjebak dalam penyakit rohani adalah orang-orang yang tidak memiliki bekal apa pun untuk bisa sampai ke tujuan utama.

Kekayaan dan kesuksesan sejati adalah kekayaan dan kesuksesan di hadapan Tuhan. Kekayaan dan kesuksesan ini tidak bergantung pada keadaan material kita tetapi bergantung pada diri kita: jiwa dan rohani kita. Jika Anda menempatkan kekayaan material dan kesuksesan sosial sebagai tujuan utama kehidupan sekarang, tentu tidak akan dapat mengumpulkan bekal yang cukup untuk menempuh perjalanan menuju akhir kehidupan, yakni kematian dan kembali kepada Tuhan.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-Suferman/409866/1959191/view http://duapah.com/biarpun-kita-miskin-harta-yang-penting-kita-kaya-dengan-kasih-sayang-serta-tetap-berjiwa-mulia/
Comments
Loading...