Lukisan “Tajen” (Dewa Putu Mokoh)

Tajen - Dewa Putu Mokoh
0 1.666

Lukisan “Tajen” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Dewa Putu Mokoh.

Tajen – Dewa Putu Mokoh
  • Pelukis : Dewa Putu Mokoh
  • Judul : “Tajen”
  • Tahun : 2007
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 80 x 100 cm

Deskripsi Lukisan “Tajen”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya tradisional. Dengan teknik melukis menggunakan cat akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini, terlihat figur-figur masyarakat Bali yang sedang melakukan Tajen. Tajen Bali adalah sesuatu yang simbolis untuk dalam upacara adat Bali yang disebut sebagai Tabuh Rah dan selain untuk acara keadatan di Bali, Tajen Bali juga bisa disebut sebagai salah satu kegiatan hiburan bagi masyarakat Bali. (sabungayamtaji)

Karakteristik Karya

Dewa Putu Mokoh adalah seorang pendobrak seni lukis corak Pengosekan, Ubud. Ketika pelukis senior Pengosekan banyak menggarap karya-karya bertema Ramayana dan Mahabarata dan pelukis muda membuat lukisan bertema flora dan fauna, Mokoh malah asyik menggali objek-objek yang naif, lucu, sederhana, nyleneh dan cenderung nakal. Mokoh banyak melukis apa-apa yang dilihat di sekitarnya, atau yang sedang mengusik fantasinya. Tema-tema lukisannya sederhana dan remeh temeh.

Karya Mokoh sangat menarik perhatian karena “nafas baru” berupa pengembangan teknik dan pendekatan tema yakni penuturan seks secara humoris.

Eksistensinya tergantung pada bagaimana ia memberikan bentuk kepada pengalaman estetika dan mengomunikasikannya kepada orang lain. Kegiatan memberi bentuk kepada pengalaman estetika dengan sifat dan karakternya yang khas disebut dengan sifat kreatif yang di tandai adanya sifat orisinalitas, spontanitas, dan produktivitas dalam menghasilkan karya seni lukis.

Orisinalitas dalam arti ikhwal mengandalkan imajinasi pribadi, karena yang bersangkutan pada dasarnya tidak ingin sama dengan orang lain.

Spontanitas dalam arti ikhwal jeli melihat, sehingga menemukan sesuatu yang tidak nampak bagi orang lain.

Mokoh tidak membiarkan kesenian tradisi menjadi beku. Secara sadar, kreatif dan selektifnya memasukkan ide-ide baru untuk suatu inovasi terhadap kesenian tradisional yang ia warisi sejak zaman terdahulunya dengan tujuan untuk memberikan “nafas” baru yang dapat mendekatkan kesenian itu dengan masyarakat zaman sekarang.

Perubahan yang dilakukan justru memberi keragaman ekspresi artistiknya dan memperkuat basis kulturnya. Proses dan cara baru itu ditemukan oleh Mokoh dalam kerangka tetap mengembangkan serta mempertahankan seni lukis tradisional Bali dari krisis kepunahan. Salah satu usahanya adalah dengan mengembangkan teknik-teknik baru yang memanfaatkan kekuatan seni lukis tradisional. Untuk itu, harus mengandalkan apa yang selama ini menjadi ciri kuat tradisi yakni kekuatan.

Hadirnya Mokoh dengan karya-karya lukisannya, memperlihatkan adanya sifat kreatif yang menonjol dan memiliki tampilan berbeda dengan karya seniman lainnya. Hal itu tampak dalam tema dan bentuk visualnya.

Untuk memahami eksistensi Mokoh dalam berolah seni yang berdimensi banyak di perlukan pendekatan terpadu, antara lain: aspek latar belakang kesenimanannya secara genetik, aspek sosio-kultural, wujud karya obyektif yang dihasilkan, dan tanggapan penghayat secara efektif.

Pengaruh Latar Belakang Mokoh Pada Karyanya

Warna seni Mokoh sangat dipengaruhi oleh pengalaman dan latar belakang kehidupannya yang diserap dari dunia sekelilingnya. Mereka juga mencoba mencari bagaimana mengembangkan potensi alamiah yang ada padanya ke tingkat yang lebih baik dan fungsional.

Kebudayaan menurutnya adalah penjelmaan manusia dalam pengadaptasian dengan lingkungan alam sosialnya dengan waktu, peluang, pilihan, kesinambungan, dan perubahan terhadap sejarah.

Sedangkan sebagai seniman tentunya Mokoh menatap realitas manusia sebagai sebuah sistem terbuka, begitupun dengan sejarah.

Dari perspektif historis dan kultur, Mokoh memandang objek telaahnya secara holistik, bukan jumlah dari bagian-bagian. Dengan demikian,  ia melihat hubungan itu secara sistemik, di mana perubahan pada suatu bagian akan mengakibatkan perubahan pada bagian lainnya.

Dan tampaknya ia tidak bisa menerima transplantasi unsur kebudayaan modern secara tambal sulam. Karena pada akhirnya semua unsur kebudayaan luar harus diadaptasikan dengan respon lingkungan.

Pengaruh yang tampak dalam diri Mokoh adalah pengaruh sosial budaya, agama, pendidikan dan pariwisata. Dalam keberadaannya semua pengaruh berinteraksi dan menyatu serta dalam perkembangannya tumbuh menjadi kecintaan yang didukung oleh skill dan profesional.

Kesimpulan Karya Mokoh

Mokoh menempatkan eksplorasi tentang seks sebagai subjek matter. Sinergis dengan latar konsep kreatif, Mokoh lebih memercayai bahasa seks sebagai khasanah artistik untuk bicara tentang segala hal, tidak terkecuali tema kritis sosial-politik.

Karya Mokoh lebih menonjolkan karakter figurasi. Figurasi dihadirkan secara telanjang, tentunya dengan karakteristik yang khas, menonjolkan berbagai rekayasa artistik visual humorik.

Karya Mokoh menggambarkan bagaimana seks dengan metafora dan simbolik yang sangat estetis. Dan dalam hal ini, pembicaraan seks bukanlah pembicaraan biasa atau vulgar.

Dengan demikian maka sangat jelas pada medan kreatif seperti ini, subject matter seks dalam lukisan Mokoh bukanlah sebuah tabu (pantang), atau nista sebagaimana pandangan dalam konteks moralitas puritan (separatis), tetapi ia adalah bagian tautan yang inheren (melekat) dengan sakralitas.

Mokoh melakukan perantauan kemanusiaan justru pada lembah-lembah seksualitas seperti juga Hindu yang menyakini lingga-yoni sebagai kesuburan.

Hakikat yang paling penting dari kajian ini untuk jaman sekarang adalah karya-karya Mokoh memberi penyadaran, bahwa dalam melakukan sanggama jangan hanya bersifat kenafsuan belaka atau kebirahian, tapi berlandaskan pada kasih sayang, benar, suci, indah sehingga proses dan hasil dari hubungan tersebut melahirkan anak yang menjadi cahaya keluarga.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://www.mutualart.com https://www.mutualart.com/Artwork/Tajen/5A5D8E287F8D382C https://www.google.com/search?hl=in-ID&source=android-browser&ei=1A1JW_DlMoav9QPY84O4Dg&q=analisis+lukisan+dewa+putu+mokoh&oq=analisis+lukisan+dewa+putu+mokoh&gs_l=mobile-gws-wiz-serp.3...46637.47365..48689...0.0...94.259.3......0....1.NQhlE4YO22M#ip=1
Comments
Loading...