Lukisan “Tari topeng & Elang” Karya Sudarisman

Tari topeng & Elang - Sudarisman
0 2.587

Lukisan “Tari topeng & Elang” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Sudarisman.

Tari topeng & Elang – Sudarisman
  • Pelukis : Sudarisman
  • Judul : “Tari topeng & Elang”
  • Tahun : 1989
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 75 cm x 70 cm

Deskripsi Lukisan “Tari topeng & Elang”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya surealisme, realisme, dan kontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan media minyak di atas kanvas.

Dalam setiap lukisan Sudarisman, penjajaran objek-objek (juxtaposition) yang aneh-aneh itu menimbulkan suasana surealis.

Banyak lukisannya yang menyampaikan makna tentang upaya teguh dan kesabaran ditengah berbagai godaan ketakutan, kengerian, dan nafsu.

Karakteristik Karya

Karya Sudarisman bergerak di antara realisme fotografi, kecenderungan realitas yang dilihat secara kritis dan berupaya menyibak lapis-lapis realitas itu hingga ke wilayah-wilayah privat dan sensual.

Tak jarang tampak payudara indah, paha mulus, atau celana dalam, dipertemukan dengan pantalon, hem, setelan jas, atau busana tradisional Jawa (surjan dan blangkon), blue jeans, topeng, yang dijajar-jajarkan dengan wajah cantik. Demikianlah sesungguhnya realitas; antara yang nyata, yang maya, yang massif, yang omamentik, menjadi kenyataan sehari-hari.

Lukisan Pariwisata, 2004 menghadirkan lapis-lapis realitas semacam itu. “Dulu para pelukis realis Indonesia menggambarkan figur manusia atau alam benda melalui pengamatan langsung. Mereka harus menghadapi model-model atau obek-objek yang mereka lukis, maksudnya untuk merasakan karakter khusus model atau objek itu. Di tahun 1970-an muncul cara baru dalam menciptakan lukisan realistik. Para pelukis mentransformasikan foto-foto pada kanvas. Lukisan menjadi lebih tajam dan merefleksikan karakter lensa makro kamera sehingga realitas fotografi dalam suatu hal berbeda dari realitas yang kita kenal.

Teknik Lukisan

Dengan teknik realis, karya-karyanya mempunyai kesan metafisik, magis, dan fantastik. Ia sering mengungkapkan figur dan simbol-simbol yang mencerminkan kontras antara simbol karakter dunia tradisional dengan modern.

Ketika trend surealisme berkembang dalam seni lukis Indonesia pada tahun 1980-an, karya-karya Sudarisman sering menunjukan kecenderungan yang demikian.

Akan tetapi, dalam perkembangannya ia kemudian lebih mengarah dalam sintesis dengan kecenderungan tema dan warna yang lebih kontemporer.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://archive.ivaa-online.org/ http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/sudarisman http://tonimalakian.blogspot.com/2006/06/peserta-galeri-tonggak.html
Comments
Loading...