Lukisan “The Anatomy of Nesu Pet 3” Karya Radi Arwinda

The Anatomy of Nesu Pet 3 - Radi Arwinda
0 4.753

Lukisan “The Anatomy of Nesu Pet 3” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Radi Arwinda.

The Anatomy of Nesu Pet 3 – Radi Arwinda

  • Pelukis : Radi Arwinda
  • Judul : “The Anatomy of Nesu Pet 3
  • Tahun : 2013
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 50 cm x 65 cm

Deskripsi Lukisan “The Anatomy of Nesu Pet 3”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya abstrak, kontemporer, ekspresionisme. Dengan teknik melukis menggunakan media cat akrilik di atas kanvas. Karya-karya Radi dikenal karena menggabungkan gambar tradisional Cirebon yang ia warisi dari orang tuanya melalui pengalaman masa kecilnya dengan budaya populer Jepang dan Amerika.

Perjalanan Karier

Radi Arwinda (lahir 1983) adalah seorang seniman yang bekerja dan tinggal di Bandung, Indonesia. Radi tumbuh dalam lingkungan artistik, karena ayahnya adalah seorang seniman dan dosen di Fakultas Seni dan Desain Institut Teknologi Bandung, tempat Radi menyelesaikan studi sarjana dan magisternya.

Karakteristik dan Tema Lukisan

Radi Arwinda seorang seniman muda Bandung yang berkarya pada sudah cukup lama ini, merupakan sosok penting dalam sejarah seni rupa Bandung terutama karena ia dapat menyatukan dua hal yang dianggap bertolak belakang ke dalam karyanya. Radi melihat tradisi sebagai bagian dari dirinya dan masyarakat Indonesia secara umum.Karya Radi merupakan representasi terhadap fenomena di dalam masyarakat. Pada karya Radi kita dapat melihat betapa masyarakat Indonesia saat ini tengah mengalami pendangkalan sekaligus pergeseran kebudayaan.

Lukisan Radi dibagi menjadi empat tema, yaitu tokoh wayang Jawa, makhluk supranatural, makhluk pemujaan, dan Maneki Neko Jepang. Gaya lukisan Haryadi cenderung ekspresionis sedangkan Radi menampilkan gaya seni pop dan dekoratif.

Dalam karyanya, Radi tampak terlihat ingin menyatukan budaya populer (Jepang) dengan budaya tradisional, dalam lukisannya, hal itu terlihat dari style lukisan Radi yang terlihat cute seperti ilustrasi animasi Jepang yang digambarkan dengan mata berukusan besar. Sedangkan unsur tradisional terlihat dari corak pola batik cirebon, yaitu megamendung.

Teknik Lukisan

Radi menggabungkan ketertarikannya terhadap dunia grafis, terutama komik ke dalam lukisannya. Pada fase ini, latar belakang budaya Cirebon yang ia terima di keluarganya, serta dorongan yang kuat dan ketertarikannya terhadap komik dan budaya populer, ia campuradukkan dalam karya lukisannya. Strategi tersebut ternyata menuai sukses besar, ketika karya Radi terserap pasar dengan sangat baik. Pada tahapan ini, berkarya bukan hanya dijadikan sebagai pemenuh hasrat terhadap mainan (action figure dan lain sebagainya), namun juga sebagai cara untuk mendapatkan uang dan membeli mainan yang diinginkan dan memenuhi hasrat yang sesungguhnya.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://indoartnow.com/ https://indoartnow.com/artists/radi-arwinda http://digilib.mercubuana.ac.id/manager/[email protected]_artikel_abstrak/Isi_Artikel_211365044314.pdf
Comments
Loading...