Lukisan “The Death of Abhimanyu” (Pan Seken)

Bhatara Yudda - Pan Seken
0 124.766

Lukisan The Death of Abhimanyu merupakan salah satu karya Pan Seken. Ia adalah salah satu seniman tradisional terbaik dari generasinya dan anggota Pita Maha dari desa Kamasan, Klungkung (tahun 1893-1984).

Bhartayuddha: The Death of Abhimanyu
  • Pelukis : Pan Seken
  • Judul : “The death of Abhimanyu”
  • Tahun : 1893-1984
  • Media : European cloth with thick pigment coating 
  • Ukuran : 104 cm x 80 cm
Deskripsi Lukisan

Saat melakukan perampokan di mana dia berhasil menyelamatkan Dharmawangsa, dia terputus dan dikelilingi oleh musuh. Dia diserang oleh semua pejuang Korawa yang paling berpengalaman dan terkenal. Ketika akhirnya dia meninggal, ia memiliki seratus anak panah di dalam dirinya. Di sini dia diperlihatkan berjuang, bahkan setelah busurnya terputus. Semua di sekelilingnya adalah penyerangnya: di kanan atas adalah Drona, dengan Duryodana di belakangnya; dan di bawah mereka Sakuni, bersama adik laki-lakinya Sarabasa. Di kiri atas, penyerang adalah Jayadarata dengan Karna; dan Burisrawa dan Dussusana di bawah ini. Di kaki Abimanyu, Laksana Kumara, anak Duryodana, meninggal dunia, ditabrak diskus. Di bagian bawah lukisan itu ada enam Korawa yang terbunuh oleh Abimanyu – di sebelah kanan adalah Kertasuta dan Sakadurma, saudara laki-laki Duryodana, dan Senjuruh, salah satu menterinya; dan di sebelah kiri, dua lagi saudara laki-laki Duryodana, Kertasena dan Durmasana, dengan seorang pendeta, Whartbala, di belakang. Teks yang panjang menjelaskan tindakannya. Di atas teks matahari akan terselubung oleh awan, sedangkan untuk kilasan cahaya yang tepat, dan ke kiri adalah Dwaja, petir kakek Abimanyu, Indra.

Semoga bedmanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Death of Abhimanyu : Balinese Painting
Comments
Loading...