Lukisan “The Imaginary Letter” (Fauzie As’ad)

The Imaginary Letter - Fauzie As'ad
0 2.481

Lukisan The Imaginary Letter merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Fauzie As’ad.

The Imaginary Letter – Fauzie As’ad
  • Pelukis  : Fauzie As’ad
  • Judul : “The Imaginary Letter”
  • Ukuran  : 90 cm x 180 cm
  • Tahun  :  2010
  • Media : Acrylic On Canvas

Deskripsi Lukisan The Imaginary Letter

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya abstrak ekspresionisme. Teknik pengecatan lukisan menggunakan bahan akrilik di atas kanvas. Lukisan ini menggambarkan tentang surat khayalan.

Makna Lukisan

Dalam kehidupan sehari-hari, baik dirumah, sekolah, kantor hingga diluar ruangan, seseorang maupun pihak tertentu sering kali terlibat dalam kegiatan tulis menulis. Pelajar, menulis pelajaran di sekolahnya. Seorang mahasiswa, menyusun makalah di universitasnya.

Dari beberapa gambaran tersebut membuktikan betapa pentingnya kegiatan menulis, baik bagi dirinya sendiri ataupun orang lain. Seseorang berkarya untuk dilihat, didengar, dibaca maupun dinikmati oleh penikmatnya.

Anda sebagai individu dan masyarakat lainnya, dalam hidup ini dihadapkan antara kenyataan dan khayalan. Kedua sisi ini ada ditengah kita. Hanya saja terkadang masing-masing orang mengalaminya lain. Ada yang memang hidup pada kenyataan dan tidak sedikit yang hanya dalam khayal. Bahkan, ada orang yang berkhayal tapi kemudian khayalannya tersebut menjadi kenyataan.

Demikian perjalanan hidup seseorang. Terkadang, siapa yang bakal menyangka dan tidak semua orang akan tahu tentang garis kehidupan. Dengan menulis, Anda dapat menggambarkan kenyataan maupun khayalan dimaksud. Untuk mencapai itu, Anda dituntut agar mampu menuangkan ide atau gagasan ke dalam bentuk tulisan.

Idealnya, nyata dan khayal merupakan dua sisi yang berbeda dalam menulis. Meskipun begitu keduanya menjadi hal yang penting.

Tulisan fiksi, dibangun berdasarkan khayalan pengarang atau penulisnya. Penuh imajinasi. Menulis fiksi, hakikatnya menulis kreatif, ditulis dengan maksud mengungkapkan perasaan atau emosi. Termasuk ke dalam tulisan fiksi, diantaranya karya sastra seperti halnya novel, cerpen, puisi dan drama. Dengan mengkhayalkan sesuatu dan menuliskannya, didalam tulisan itu akan ada alur, tokoh dan lain sebagainya.

Penulis fiksi harus bisa memainkan imajinasi, mereka-reka, membentuk huruf menjadi kata-kata, mengurai kata dan makna, menjabarkan serta menjiwai tulisannya. Dengan demikian tulisannya akan hidup dan tidak kakuh. Disini, seorang penulis fiksi dituntut berimajinasi dan memberi warna tulisan agar pembacanya menikmati bacaan itu dengan baik dan dapat mengapresiasikannya.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://sinsinfineart.com/fauzie-asad.html http://sinsinfineart.com/vlb_files/vlb_images_fauzieasad/fauzieasad_theimaginarylettertowhomitmayconcernedinhongkong_acryliconcanvas_90x180_2010.jpg http://rosemild.blogspot.co.id/2014/12/antara-khayalan-dan-kenyataan.html?m=1
Comments
Loading...