Lukisan “The Yellow Landscape” Karya Umi Dachlan

The Yellow Landscape - Umi Dachlan
0 1.231

Lukisan “The Yellow Landscape” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Umi Dachlan.

The Yellow Landscape – Umi Dachlan
  • Pelukis : Umi Dachlan
  • Judul : “The Yellow Landscape”
  • Tahun : 1989
  • Media : Mixed Media on Canvas
  • Ukuran :  90 mm x 80 mm

Deskripsi Lukisan “The Yellow Landscape”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya abstrak. Dengan teknik melukis menggunakan media campuran di atas kanvas. Karya Umi dikenal dengan mencampurkan abstrak eskpresionis dengan pendekatan simbolisme figuratif. Ia sangat tekun dan terbawa ke dalam bidang-bidang warna, bentuk, garis, masuk ke dunia kasat mata yang akrab, penuh renung, khusyuk, ceria, dan sendu. Memperlihatkan bentuk-bentuk yang menyeret pengalaman lain di bawah permukaannya. Unsur surprising yang menawan. Umi mampu memberikan rasa damai, semangat spiritual bernuansa meditatif, religius, dan Islami. 

Latar Belakang

Perempuan dengan nama asli Umajah Dachlan ini sudah menunjukan bakat melukisnya sejak ia kecil. Hal ini ditunjukan dengan kegemarannya menggambar. Setelah menamatkan SMA, Umi melanjutkan ke Departemen Seni Rupa ITB, lulus 1968. Tahun 1977-1979, ia melanjutkan pada Kunstacademie Gerrit Rietveld, Amsterdam, Belanda. Sejak 1969 ia menjadi dosen di almamaternya. Sambil mengajar, ia juga bekerja sebagai perancang pameran bagi banyak instansi pemerintah dan swasta di Bandung dan Jakarta. Disekitar masa itu, Umi juga mengerjakan mural pada Museum Pusat Angkatan Darat di Bandung, Student Center ITB, Student Center IKIP Bandung, Kantor Pertamina Dumai, dan Ruang VIP Balai Kota DKI.

Tema Lukisan

Alam dan benda merupakan sumber ilhamnya dalam melukis. Pengungkapan secara visual diwujudkan dalam bentuk non-figuratif. Melalui proses perenungan yang panjang, perwujudan alam nyata sudah tidak lagi merupakan suatu kebutuhan. Baginya, perjalanan karya lebih merupakan pendekatan intuisi yang didasari pengalaman religius.

Umi Dachlan  juga termasuk pelukis yang karyanya di sertakan dalam Pameran Seni Rupa Modern Indonesia (KIAS) berkeliling Amerika Serikat pada 1990. Lukisannya juga turut di pamerkan dalam pameran seni rupa From Script to Abstraction di Jordan National Gallery of Fine Art, Jordania.

Meskipun lukisan Umi terhitung sedikit dibanding dengan pelukis lainnya, bukan berarti ia malas. Alasannya, ia sengaja mengambil waktu lama agar bisa membuat lukisan yang sempurna baik itu dari sisi warna atau tema. Umi tidak ingin karya lukisan yang dihasilkan dalam bentuk massal dengan waktu yang cepat karena dapat mengurangi keindahan seni lukis.

Keputusan Umi Dachlan terjun di bidang seni memang tidak mendapat dukungan keluarganya. Umi menolak pandangan-pandangan ultrakonservatif (kuno) atas nilai keagamaan yang diajukan keluarganya.

Umi Dachlan: Pelukis Penuh Renung

Dachlan, pelukis wanita yang menarik untuk disimak. Mulai dari masa remaja kemahasiswaan, menjadi pengajar muda di akademik, semakin intensif memasuki periode pelukis yang matang, menyusul karya masa kininya yang berdialog dengan kehidupan. Kehidupan dan berkesenian, menyatu.

Umi, pribadi yang ceria, mandiri, hangat, walau sering tajam. Berada di lingkungan berkesenian dan seniman berkualitas tinggi, Umi terpacu berkarya di atas rata-rata. Ia ditarik ke dua arah; antara menemukan diri yang khas atau hanyut ke dalam mahzab lingkungan yang kuat. Karya-karya Umi selanjutnya semakin mantap, tenang, dan menyatu.

Menurut A .D. Pirous, dalam melukis, Umi cenderung berungkap dengan bahasa visual abstrak – kontemplatif (merenung dan memandang). Umi mampu memberikan rasa damai, semangat spiritual bernuansa meditatif, religius, dan Islami. Beberapa lukisan Umi diperkaya untaian ayat suci Al-Qur’an.

Perkembangan berikutnya, lukisan Umi menjadi lebih berwarna dalam tema, teknik, estetika, maupun ekspresinya. Ia lihai menempatkan tekstur di atas keterampilan dan garapan teknis semata. Pandai mengolah bentuk kepeng menjadi unsur artistik lukisan bersuasana antikuitas yang marem, tanpa menyeretnya menjadi lukisan bernuansa Bali.

Perjalanan pameran Umi secara pribadi maupun kelompok seniman Bandung, ke luar negeri memperluas visi Umi dalam berkesenian. Ia pernah muncul dengan 5 adegan pertarungan banteng dan matador dengan komposisi beragam. Terlihat pendaman emosi yang terkoyak. Keberangan kian tampak dalam ukuran lukisan yang makin besar. Apa Umi sedang menggambarkan hidupnya, atau masyarakat Indonesia yang dilanda gejolak.

Pelukis Umi mencurahkan hampir seluruh hidupnya untuk berungkap seni, nyaris sendiri, nyaris tak ada waktu untuk berbalik, atau berbelok. Umi adalah berkesenian itu sendiri. Produktif dan kreatif.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Sumber: https://m2indonesia.com/tokoh/sastrawan/umi-dahlan.htm

Source http://archive.ivaa-online.org http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/umi-dachlan https://gambarlukis.wordpress.com/2009/12/11/umi-dachlan-pelukis-penuh-renung-yang-menawan/
Comments
Loading...