Lukisan “Tjap Go Meh”

Kredo jiwo ketok dalam lukisan absurdnya

Karya S. Sudjojono
0 405

Lukisan Tjap Go Meh merupakan karya S. Sudjojono yang mengungkapkan emosinya dengan meluap-luap.

Lukisan Tjap Go Meh
  • Karya : Sindu Sudjojono
  • Judul : Tjap Go Merah
  • Ukuran : 73 x 51 cm
  • Tahun : 1940
  • Media : Cat Minyak Pada Kanvas

Lukisan Tjap Go Meh melukiskan karnaval perayaan keagamaan Cina, selain dihadirkan suasana hiruk pikuk juga muncul nuansa ironi. Ironi itu bisa sebatas pada karnaval yang meluapkan berbagai emosi dengan absurd, namun lebih jauh lagi bisa mengandung komentar ketimpangan sosial. Hal itu mengingat setting sosial tahun pembuatan karya, adalah pada masa depresi ekonomi, tekanan pemerintah kolonial yang makin keras pada para nasionalis, dan euforia menjelang kedatangan Jepang.

Pada latar depan, terlihat seorang wanita dalam tarian dan gandengan seorang bertopeng, diapit oleh seorang ambtenar yang berdasi dan seorang pemusik bertopeng buaya. Di sisi kanannya ada seorang kerdil yang berdiri tegak termangu-mangu, sedangkan di latar belakang berombak massa yang berarak dan menari dalam kegembiraan. Walaupun lukisan ini berukuran kecil, namun Sudjojono benar-benar telah mewujudkan kredo jiwo ketok nya dalam melukis. Dalam “Tjap Go Meh” ini terlihat spontanitas yang meluap tinggi. Deformasi orang-orang dalam arakan dan warna-warnanya yang kuat, menukung seluruh ekspresi yang absurd itu.

Semoga bermanfaat para Apresiator.

Comments
Loading...