Lukisan “Untitled #8” Karya Sardono Waluyo Kusumo

Untitled #8 - Sardono Waluyo Kusumo
0 6.332

Lukisan “Untitled #8” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Sardono Waluyo Kusumo.

Untitled #8 – Sardono Waluyo Kusumo
  • Pelukis : Sardono Waluyo Kusumo
  • Judul : “Untitled #8”
  • Tahun : 2011
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 235 cm x 185 cm

Deskripsi Lukisan “Untitled #8”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya kontemporer, abstrak figuratif. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak di atas kanvas. Lukisan-lukisan karya Sardono kebanyakan merupakan hasil dari penghayatan gerak di atas pentas seni tari yang terungkap lewat bahasa visual.

Perjalanan Karir

Sardono Waluyo Kusumo (lahir di Solo, 6 Maret 1945) adalah seorang penari, koreografer, pelukis, dan sutradara film asal Indonesia. Ia adalah salah seorang tokoh tari kontemporer Indonesia.

Setelah memamerkan karya-karya visualnya dalam Choreography of Colours (Vivi Yip Art Room – 2009), Choreography of Colours #2 (Nadi Gallery – 2010), Sardono kembali bermain-main dengan warna dalam Choreography of Colours #3: White Box Transparent Body.

Gaya Lukisan

Masih mengusung agenda lama, menbedah wacana pembaharuan untuk menyikapi proses kreatif tari. Sarana ekspresi berpindah dari panggung pertunjukan ke atas kanvas ketika Sardono mengeksplorasi gerakan yang ia lakukan. Tari telah memiliki batasan-batasan teknik, estetik, dan visual, di mana pada era globalisasi ini, ada tuntutan masyarakat penikmat, pemilik, pemerhati, dan pelakunya untuk tidak hanya disadarkan akan pentingnya harmoni dalam cakupan tari sebagai wacana pertunjukan saja. Namun cabang dan bidang seni di luar tari telah memilihnya untuk saling silang dalam interdisiplin dari berbagai bidang seni yang ada.

Tema Lukisan

Karya lukisan Sardono juga mempertemukan dua ranah seni dengan gagasan tentang ruang dan membuktikan bahwa sisi-sisi spesifik dari sebuah kota -berwujud galeri seni rupa atau ruang publik seperti mal- sejatinya dapat membuka diri untuk ikut merayakan kolaborasi lintas bidang seni. Adanya argumentasi bahwa tari dengan leluasa mampu berdialog dengan gerak, koreografi, dan intelejensia kebertubuhannya, terlihat juga mampu menembus batas-batas rupa visual, dan puitisasi dari sebuah kolaborasi lintas bidang di ranah seni rupa. Untuk itu tawaran menari dalam “kotak putih” ini sebenarnya adalah sebuah tawaran dalam bidang tari untuk dapat memasuki ruang-ruang tanpa batas yang telah menyemarakkan wacana seni rupa, ruang kota dan seni tari di luar konvensi sebuah seni pertunjukan.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://indoartnow.com/ https://indoartnow.com/artists/sardono-w-kusumo https://www.dewimagazine.com/news-art/tarian-warna-ketiga?m=0
Comments
Loading...