Lukisan “Wanita di Meja Makan” Karya Arifien Neif

Wanita di Meja Makan - Arifien Neif
0 2.245

 

Lukisan “Wanita di Meja Makan” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Arifien Neif.

Wanita di Meja Makan – Arifien Neif
  • Pelukis : Arifien Neif
  • Judul : “Wanita di Meja Makan”
  • Tahun : 1993
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 51 cm x 46 cm

Deskripsi Lukisan “Wanita di Meja Makan”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya romantismekontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak di atas kanvas.

Latar Belakang

Arifien memperlihatkan ragam artistik dengan gaya khas. Kebahagian, jenaka, skandal, perselingkuhan, perayaan, fantasi, hingga drama cinta. 

Berbagai narasi di atas kanvas Arifien Neif kerap kali hadir dengan gagasan pada kesadaran betapa ironinya keajaiban dan keindahan yang ada dalam dunia manusia urban. Sakralitas tradisi dan primordialisme, seperti mengemuka dalam “Wonderful World”, dilenyapkan atau teralienasi di tengah hasrat manusia urban, demikian pula sebaliknya. Narasi-narasi tradisi dan sakralitas primordialisme, serta terputusnya perhubungan dengan manusia urban semacam ini, sering kali menjadi narasi peristiwa yang naif.

Konsep Karya

Arifin mengaku konsen pada lukisan yang bercerita tentang penjelmaan psikologi. Namun belakangan, ia mengikuti perkembangan dan mengubahnya menjadi tema cinta.

Arifien menambahkan kedalaman psikologi dengan subjeknya di setiap drama kehidupan privat maupun sosial. Kombinasi ini yang membuat lukisan Arifien memiliki keseriusan tersendiri di balik setiap temanya yang cenderung terlihat gampang dicerma. Intimilasi dirinya dengan subjek lukisannya adalah dua hal yang tak terpisahkan.

Demi memberi aksentuasi pada suasana, kanvas Arifien Neif tak pernah menyisakan sedikit pun ruang kosong. Berbagai figur dan objek hadir nyaris memenuhi seluruh karyanya dengan tekanan pada latar suasana perkotaan dan alam. Bergerak dengan estetika suasana semacam ini detail dan kesempurnaan dalam unsur kebentukan memang tidak lagi menjadi konsentrasi Neif. Terlebih lagi ia cenderung melakukan distorsi bentuk demi menegaskan imajinasi kenaifannya. Sebutlah, misalnya, objek botol yang dihadirkan dengan leher yang selalu melengkung.

Kenaifan bentuk dan narasi peristiwa merupakan strategi Neif untuk menyuguhkan estetika suasana. Bangun narasi suasana ini dihadirkan lewat olahan warna-warna terang nyaris pada seluruh karyanya, terutama merah. Teknik pewarnaan lewat sapuan yang melayang tipis, terutama pada warna-warna putih, memberi kesan citraan yang lembut pada sejumlah objek. Demikian pula sapuan pada bidang datar yang menjadi lanskap objek untuk memberi aksentuasi pada garis perspektif. Kuat terkesan pada olahan perwarnaan ini, Arifien bekerja dengan perhitungan yang ketat pada detail. Nyaris tak ditemukan satu pun bagian dalam karyanya yang memperlihatkan sapuan pewarnaan dengan tarikan yang lepas.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://www.artnet.com http://www.artnet.com/artists/arifien-neif/ https://cabiklunik.blogspot.com/2010/05/keajaiban-narasi-urban.html?m=1
Comments
Loading...