Lukisan “Wanita Jepang dengan Kipas” (Lee Man Fong)

Wanita Jepang dengan kipas - Lee Man Fong
0 2.699

Lukisan Wanita Jepang dengan Kipas merupakan syalah satu tema karya perupa seni lukis Indonesia, Lee Man Fong.

Wanita Jepang dengan kipas – Lee Man Fong
  • Pelukis : Lee Man Fong
  • Judul : “Wanita Jepang dengan Kipas”
  • Tahun : 1964
  • Media : Red Pastel on Paper
  • Ukuran : 40 cm x 60 cm

Deskripsi Lukisan Wanita Jepang dengan Kipas

Lukisan ini merupakan lukisan realisme, naturalisme dengan gaya mooi indie. Dengan teknik melukis menggunakan pastel di atas kertas.

Lukisan ini menggambarkan tentang sosok wanita Jepang yang memegang kipas. Penggarapan detail pada objek kipas terlihat dari aksara Cina/Jepang dan motif bambu juga penggunaan lindap yang diaplikasi- kan pada ilusi lipatan yang terlihat pada objek kipas ini. Detail digarap secara intens dengan nuansa khas oriental dengan penggunaan garis tepi yang tipis. (Sumber : http://jurnal-s1.fsrd.itb.ac.id/index.php/visual-art/article/download/544/462)

Makna Lukisan

Lee Man Fong tergolong pelukis maestro sekelas Affandi. Lukisan Lee Man Fong sangat disukai Soekarno karena dipandang seperti ventilasi di tengah sibuknya revolusi.

Lukisan-lukisan Lee Man Fong bersifat orisinil, dengan figur-figur realistik dan penerapan warna yang matang. Dia menggabungkan antara gaya lukis Barat dan gaya Chinese art. Karya Man Fong memberi warna baru bagi dunia seni lukis Indonesia saat ini.

Lukisan Lee Man-Fong yang realistik bukan salinan realitas yang mencari kebenaran. Lee Man-Fong sendiri menyatakan bahwa lukisan realistiknya adalah hasil transformasi observasi realitas yang sangat mendalam. Observasi ini memerlukan penghayatan dan kejujuran. Tentang teknik melukis yang disebutnya ‘rendering’, ia menyatakan teknik ini harus mencapai tingkat kemampuan yang sophesticated untuk bisa merekam hasil observasi realitas.

Seperti terbaca dari judulnya, Man Fong memang senang mengangkat tema-tema sederhana, dari binatang hingga pemandangan alam. Dalam hal pencapaian artistik, karya-karyanya disetarakan dengan karya maestro lukis seperti Affandi, Hendra Gunawan, dan Sudjojono.

Pada 1961, atas anjuran pelukis Dullah, Sukarno mengangkat Man Fong menjadi pelukis istana sekaligus memberinya kewarganegaraan Indonesia. Man Fong menunjuk kawannya, Lim Wasim, sebagai asistennya.

Selain melukis, Man Fong menguratori benda-benda seni koleksi Soekarno. Meski berat menyesuaikan diri dengan pekerjaan yang terjadwal dan urusan protokoler, Man Fong menjalaninya dengan baik. Pada 1964, Man Fong ditunjuk Presiden Sukarno untuk membuat koleksi karya seni Presiden Sukarno. Terbitlah “Lukisan-lukisan dan Parung dari Koleksi Presiden Sukarno dari Republik Indonesia” dalam lima jilid.

Kumpulan lukisannya diterbitkan dalam buku Lee Man Fong: Oil Paintings, dua jilid, oleh Art Retreat Museum pada 2005. Buku ini ditulis kritikus seni Indonesia Agus Dermawan T. Kedua buku itu memuat 471 lukisan pilihan Man Fong milik para kolektor dari seluruh dunia.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://lelang-lukisanmaestro.blogspot.co.id/ http://3.bp.blogspot.com/-zJ1ja9Pc1QI/Ub_VBy8XslI/AAAAAAAAQVc/kR6wU82hrsU/s1600/Lee+Ma+Fong,+Wanita+Jepang+dengan+kipas,+Red+Pastel+on+Paper,+40cm+x+60cm,+Th+1964-koleksi+bung+karno.jpg https://www.google.com/search?q=aliran+lee+man+fong&source=android-browser&prmd=inmv&ei=W3OuWuSSEMeFvQTMwKLIAw&start=10&sa=N&biw=320&bih=453
Comments
Loading...