0 24.684

Museum Affandi merupakan salah satu museum seni di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Museum yang berada di tepi Sungai Gajah Wong ini menyimpan berbagai macam lukisan karya Affandi. Selain itu, museum ini juga menyimpan banyak benda peninggalan Affandi lainnya seperti mobil, sepeda onthel dan masih banyak lagi.

Ruang Museum Affandi

Museum Affandi terletak di Jalan Laksda Adisucipto nomor 167 dan menempati lahan seluas 3.500 m2 yang terdiri atas bangunan museum yang terdiri dari empat galeri beserta bangunan pelengkap seperti tempat pembelian tiket, dua studio, dan bangunan rumah tempat tinggal pelukis Affandi dan keluarganya. Rumah Affandi ini mempunyai atap berbentuk pelepah pisang, dan terdiri dari dua lantai dengan lantai bawah untuk ruang tamu dan garasi sedangkan lantai atas yang sebagai kamar pribadi Affandi.Sekarang rumah ini berfungsi menjadi Kafe Loteng yang dapat dikunjungi pengunjung. Pembangunannya dilakukan secara bertahap serta dirancang sendiri oleh Affandi.

Karya Lukisan

Selain 300 karya lukisan Affandi sendiri, dalam museum ini juga tersimpan lukisan dari para pelukis Indonesia lainnya, antara lain: Basuki Abdullah, Popo Iskandar, Sudjojono, Hendra Gunawan, Barli, dan Muchtar Apin. Selain itu terdapat patung karya Amrus Natalsya, dan cukil kayu poles karya keluarga Tjokot.

Museum Affandi terbagi menjadi 4 Galeri

Penataan koleksi dilakukan berdasarkan karakteristik dan ciri khas dari tiap karya. Lukisan yang dipajang disusun dalam dua baris atas bawah yang memanjang memenuhi ruangan berbentuk lengkung, lukisan yang dipamerkan sendiri umumnya berupa sketsa dan karya reproduksi.

1. Galeri I

Galeri I dirancang sendiri oleh Affandi dengan biaya hasil penjualan lukisan-lukisannya. Pembangunan Galeri I ini selesai pada tahun 1962 dan diresmikan pada tahun 1974 oleh Prof. Ida Bagus Mantra yang saat itu menjabat sebagai Direktur Kebudayaan Umum.

Pada Galeri I pengunjung dapat menemui penjualan tiket serta pusat informasi. Galeri I berisi karya-karya Affandi mulai dari awal hingga akhir kariernya, selain itu terdapat beberapa benda yang berhubungan dengan hidup Affandi seperti sepeda ontel, mobil sedan kuno, sandal jepit, kuas, ember, kain sarung, kliping berita koran, dan foto-foto.

2. Galeri II

Pembangunan Galeri II dilakukan dengan bantuan dari Pemerintah Indonesia melalui kunjungan Presiden Soeharto. Pembangunan dimulai pada tahun 1987 dan diresmikan pada 9 Juni 1988 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Fuad Hasan.

Galeri ini terdiri dari dua lantai, lantai pertama berisi lukisan-lukisan bersifat abstrak sedangkan lantai dua didominasi lukisan bercorak realis.

3. Galeri III

Galeri III dibangun oleh Yayasan Affandi pada tahun 1999, pada Mei tahun 2000 diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Ruangan ini digunakan sebagai ruang pamer karya lukis keluarga Affandi seperti lukisan-lukisan karya Kartika Affandi, putri Affandi.

4. Galeri IV

Galeri IV dibangun pada tahun 2002 guna memamerkan lukisan-lukisan keluarga Affandi.

Galeri ini berfungsi sebagai ruang pamer berbagai lukisan karya Didit, cucu Affandi. Galeri ini memiliki langit-langit yang terbuat dari anyaman bambu.

Fasilitas Lain
  • Galeri Pameran (indoor-outdoor)
  • Video /Slide semasa hidup Affandi
  • Sanggar
  • Kolam renang
  • Kafe “Loteng”
  • Perpustakaan mengenai koleksi seni dan budaya
  • Toko suvenir
  • Tempat parkir
  • Toilet
  • Mushola
  • Guesthouse
Pintu Masuk Museum Affandi
Jalan Masuk Museum Affandi
Kolam Renang Museum Affandi
Pintu Masuk Galeri I dan II
Musholla Gerobak-Museum Affandi
Menara di sebelah galeri III
Relief Affandi,Kartika, dan Maryati
Museum Affandi dari kejauhan
Studio Gajah Wong
Caffe Loteng-Museum Affandi
Tempat Peristirahatan Terakhir Affandi dan Istri (Maryati)

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Harga Tiket Masuk Galeri Sang Maestro Di Museum Affandi
Comments
Loading...