Otto Suastika

Pelukis Indonesia

Otto Suastika
0 3.798

Otto Suastika adalah seorang pelukis yang bernama asli Siauw Tik Kwie, di kenal sebagai seorang pelukis realis terkemuka Indonesia. Lahir di Surakarta (Solo), Jawa Tengah, 21 Juni 1913.

Perjalanan Karier Otto Suastika

Di masa kecilnya, ia belajar di sekolah Tiong Hoa Hwee Koan. Di sekolahnya, selain memperoleh pelajaran yang biasa diberikan di sekolah-sekolah lainnya, ia juga memperoleh pelajaran melukis dari guru-guru yang handal.

Di usia 12 tahun, ia diajak oleh seorang pelukis kenamaan, Liem Too Hien dan seorang siswa kung fu, Kwik Hway Hien, pergi menemui Tan Tek Siu Sian di Rejoagung dekat Tulung Agung, Jawa Timur. Tan Tek Siu Sian adalah pertapa sakti yang pantang berbicara. Gua pertapaannya dihiasi dengan lukisan-lukisan legenda Tionghoa. Di tempat itulah Siauw Tik Kwie diperlihatkan oleh Liem Too Hien bagaimana cara membuat lukisan legenda itu. Ketika berumur 14 tahun, ia berhenti sekolah. Ia kemudian bekerja membantu pamannya berjual-beli hasil bumi di desa Salam, Surakarta, Jawa Tengah.

Dalam mempelajari seni lukis, ia juga mendapatkan pembinaan dari Pastor Sterneberg, H.V. Velthuisen, Mark Paul Van Hove dan Jan Frank. Ia juga bertemu dan bersahabat dengan Kho Wan Gie, pencipta Put On, Tan Lip Poen, Lee Man Fong, dll. Mereka kemudian mendirikan sebuah organisasi seniman Tionghoa, ‘Mei Shu Yen Tsiu Hui’. Ia pun mulai melukis komik untuk koran-koran Siang Po (Jakarta), Sin Tit Po (Surabaya), dan Majalah Liberty (Malang) dan Star Magazine (Jakarta).

pada tahun 1946 ia diangkat menjadi anggota DPRD Surakarta. Oleh masyarakat Tionghoa yang pro-Republik, ia juga kemudian diangkat sebagai anggota Presidium Panitia Penolong Korban Perang yang membantu menangani para pengungsi sebagai wakil masyarakat Tionghoa.

Tahun 1952, redaktur Star Weekly, Tan Hian Lay dan Auwyong Peng Koen memintanya membuat cerita bergambar ‘Sie Djin Koei’. Setelah mingguan Star Weekly tidak terbit lagi, ia yang kemudian mengganti namanya menjadi Otto Suastika beralih menjadi pelukis kanvas.

Pameran

Dalam karir melukisnya, ia tercatat pernah empat kali mengadakan pameran tunggal di Balai Budaya, Jakarta. Pamerannya yang terakhir diadakan pada tahun 1980, dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan waktu itu, Dr. Daoed Joesoef, dan disponsori oleh Jusuf Wanandi, SH (Liem Bian Kie, SH).

Karya Lukisan

  • Bagian Lama Dari Jatinegara
  • Seruni Putih
  • Wanita Yogya
  • Dll

Akhir Hayat

Pelukis Otto Suastika yang juga aktif menerjemahkan pikiran-pikiran Ki Ageng Suryomentaram yang kemudian diterbitkan oleh Yayasan Idayu, Jakarta ini, wafat pada tahun 1988.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Pelukis Indonesia Otto Suastika
Comments
Loading...