Teknik Pointilisme

Lukisan Pointilisme
0 1.246.568
Teknik Pointilisme adalah teknik lukisan di mana tersusun/terbentuk dari titik kecil, titik-titik yang berbeda dari warna diterapkan dalam pola untuk membentuk sebuah gambar.
Sejarah Teknik Pointilisme

Georges Seurat mengembangkan teknik ini pada tahun 1886, bercabang dari Impresionisme . Para Pointillism Istilah ini pertama kali diciptakan oleh kritikus seni di akhir 1880-an untuk mengolok-olok karya-karya para seniman, dan sekarang digunakan tanpa konotasi sebelumnya mengejek nya.

Teknik ini bergantung pada kemampuan mata dan pikiran untuk mencampur warna bintik. Hal ini terkait dengan divisionisme , sebuah varian yang lebih teknis dari metode ini. Divisionisme berkaitan dengan teori warna, sedangkan pointilisme lebih difokuskan pada gaya spesifik sapuan kuas yang digunakan untuk menerapkan cat.

Karakteristik Pointilisme

Dalam sebuah lukisan pointilisme, Anda mungkin melihat pemandangan warna-warni yang merupakan paduan berbagai macam warna-warna cerah.
Saat melihat dekat, Anda akan melihat bahwa warna cerah ini tersusun dari banyak titik-titik kecil berwarna kuning, hijau, dan biru.
Dengan mengubah kombinasi titik-titik warna primer, pelukis pointilisme menciptakan ilusi bahwa mereka menggunakan banyak warna.
Kumpulan titik-titik warna primer ini akan menghasilkan warna lebih cerah dibandingkan saat pelukis mencampur warna pada palet untuk kemudian digunakan melukis. Kanvas putih di antara titik-titik dapat meningkatkan efek ini.

Stippling – Pointilisme Hitam Putih

Pointilisme dapat pula digunakan untuk menciptakan lukisan hitam putih.
Dengan menggunakan titik-titik hitam dan putih, gambar dinamis bisa dihasilkan. Teknik pointilisme hitam putih ini disebut sebagai stippling.

Pointilisme Modern

Gambar di majalah dan surat kabar dicetak dengan metode yang mirip pointilisme.
Titik-titik kecil dari hanya tiga atau empat warna menciptakan ilusi sebuah gambar memiliki berbagai warna lain.
Selain itu, layar elektronik seperti TV menggunakan teknik yang sama. Layar menampilkan titik atau piksel merah, biru, dan hijau pada intensitas yang berbeda.
Mata dan otak lantas menafsirkan kumpulan titik ini sebagai gambar dengan berbagai warna.
Setiap gambar di Photoshop, koran, majalah, atau mosaik ubin merupakan berbagai penerapan pointilisme (pointillism) modern.

Beberapa contoh Teknik Pointilisme

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia 37+ Kumpulan Gambar Pointilis Yang Mudah dan Sederhana
Comments
Loading...