Tino Sidin

Pelukis Indonesia

Tino Sidin
0 2.548

Tino Sidin adalah seorang pelukis dan guru gambar yang terkenal di era 1980-an ini, lahir di Tebingtinggi, Sumatera Utara, 25 November 1925. Putra bekas anggota pasukan Marsose di zaman Belanda. Sudah suka menggambar sejak masa kecilnya. Padahal, dilarang oleh kakeknya, seorang sais pedati, karena dianggap tidak bisa menghidupi.

Perjalanan Karier Tino Sidin

  • Mengawali karirnya sebagai pegawai Kementerian Penerangan Jepang (1944-1945).
  • Ketika perang revolusi meletus, ia ikut bertempur dengan menjadi anggota Polisi Tentara Divisi Gajah Dua Tebingtinggi (1945).
  • Migrasi ke Jawa pada di tahun 1946 bersama rekannya, yakni Daoed Joesoef.
  • Ia berteman dengan seluruh pelukis yang berdatangan ke Yogyakarta, mulai dari S. Sudjojono, Hendra Gunawan, Affandi, Sudarso, dan lain-lain.
  • Anggota Tentara Pelajar Brigade 17 Yogyakarta (1946-1949) dan menjadi bagian dalam kesatuan Divisi Siliwangi.
  • Menjadi Guru Taman Siswa di Tebingtinggi.
  • Lulusan Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta (1963).
  • Menjadi Ketua Palang Merah Remaja di Langkat dan Ketua ASRI di Binjai.
  • Sempat menjadi Sekretaris Veteran di Deli Serdang (1958-1959).
  • Menjabat sebagai Ketua Pusat Latihan Lukis Anak (PLLA).
  • Penatar Guru Gambar SD Seluruh Indonesia (1980-1981).
  • Menjadi pengajar menggambar di Jakarta, seperti di Pasar Seni Ancol, Pluit, dan Kepa Duri.
  • Ia juga memimpin pelajaran menggambar di sejumlah TK dan SD Jakarta, lewat ‘Taman Tino Sidin’ yang juga dikembangkan di Surabaya, Yogyakarta, dan Padang.

Karya Lukisan

  • Ujung II
  • Ketjintaan
  • Harimau Gadungan
  • Kalau Ibuku Pilih Menantu
    Anjing
  • Bandung Lautan Api
  • Bawang Putih Bawang Merah
  • Ibu Pertiwi
  • Serial Pak Kumis
  • Dll

Dalam menggambar, ia dikenal dengan gaya lukisan sketsanya. Tema-tema sketsanya yang dibuatnya lebih variatif dibanding lukisan-lukisannya. Tema-tema sketsa yang pernah dibuat antara lain: lanskap, kehidupan sehari-hari, potret figur, objek/benda mati dan benda hidup, dan kegiatan khusus. Lanskap yang pernah dikerjakan antara lain berupa pemandangan gunung/bukit (Kaliurang, Gunung Bentar Probolinggo, Borobudur), suasana kota (Wonosari, Alun-alun Kraton Yogyakarta, Bali, Jepang, Singapura, dan kota-kota lainnya), dan pantai (Parangtritis, Kukup-Baron Wonosari, Kamal Madura, Balikpapan, Palembang, Dermaga Surabaya, dan sebagainya).

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni Indonesia.

Source Informasi Pelukis Indonesia Pak Tino Sidin, Pelukis Sketsa dengan Jutaan Murid
Comments
Loading...